Media Kampung – Pantai Gading atau Côte d’Ivoire dipastikan kembali tampil di Piala Dunia FIFA 2026 setelah absen sejak 2014. Tim yang dijuluki Les Elephants ini berhasil melaju mulus di babak kualifikasi dengan catatan impresif tanpa kebobolan satu gol pun selama sepuluh pertandingan.
Di bawah arahan pelatih Emerse Fae, Pantai Gading berhasil menjadi juara Grup F pada kualifikasi benua Afrika, mengalahkan Kenya 3-0 di pertandingan terakhir. Kemenangan tersebut memastikan tiket mereka menuju Amerika Utara untuk berpartisipasi dalam Piala Dunia 2026 yang akan digelar di Amerika Serikat, Kanada, dan Meksiko.
Skuad Pantai Gading menampilkan permainan bertahan yang solid sebagai kekuatan utama mereka. Selain itu, mereka juga membawa modal sebagai juara Piala Afrika CAF 2024, yang semakin menegaskan status mereka sebagai tim yang patut diperhitungkan di turnamen global nanti.
Pelatih Emerse Fae dan para pemainnya kini fokus mematangkan ketangguhan lini belakang sebelum melangkah ke panggung dunia. Selain itu, mereka juga bertekad mempertahankan gelar juara Piala Afrika pada turnamen berikutnya di Maroko.
Seko Fofana, maestro lini tengah dari Rennes, menjadi pencetak gol terbanyak tim selama kualifikasi dengan tiga gol, diikuti oleh beberapa pemain lain seperti Simon Adingra, Yan Diomande, dan Franck Kessié yang masing-masing menyumbang dua gol.
Pantai Gading tergabung dalam Grup E Piala Dunia 2026. Jadwal pertandingan mereka adalah melawan Ekuador pada 15 Juni di Philadelphia Stadium, melawan Jerman pada 21 Juni di Toronto Stadium, dan menghadapi Curacao pada 26 Juni kembali di Philadelphia Stadium.
Skuad Pantai Gading akan diperkuat oleh kiper Alban Lafont, Yahia Fofana, dan Mohamed Koné. Di lini pertahanan ada Evan Ndicka, Ghislain Konan, Odilon Kossounou, Wilfried Singo, serta beberapa pemain lain yang siap menjaga soliditas pertahanan mereka.
Di lini tengah, selain Seko Fofana, terdapat Jean Michaël Seri, Franck Kessié, Ibrahim Sangaré, dan Parfait Guiagon. Sementara di lini depan, Nicolas Pépé, Evann Guessand, Amad Diallo, dan Simon Adingra menjadi andalan untuk menggedor pertahanan lawan.
Kembalinya Pantai Gading ke Piala Dunia setelah lebih dari satu dekade ini menjadi momentum penting untuk menunjukkan kualitas sepak bola Afrika dengan gaya permainan bertahan yang kokoh dan kemampuan menyerang yang terukur.
Artikel ini dipublikasikan oleh Media Kampung.







Tinggalkan Balasan