Media Kampung – Kiandra Ramadhipa berhasil menorehkan prestasi membanggakan dengan mendapatkan podium ketiga pada balapan pertama Moto3 Junior World Championship 2026 di Circuit de Barcelona-Catalunya, Spanyol, berkat perubahan hasil resmi setelah adanya penalti terhadap pembalap lain.

Pada debutnya di seri pembuka yang berlangsung pada 24 Mei 2026, pembalap muda asal Sleman, Yogyakarta, ini awalnya finis di posisi kelima dengan selisih tipis 0,144 detik dari pemenang. Namun, penalti tiga detik yang dijatuhkan kepada Carlos Cano dan Guillem Planques karena pelanggaran batas sirkuit membuat posisi Ramadhipa naik dua tingkat sehingga berhak menempati podium ketiga.

Hasil ini menjadi pencapaian bersejarah karena Ramadhipa tercatat sebagai pembalap Indonesia pertama yang meraih podium di ajang Moto3 Junior World Championship. Selain itu, tambahan poin dari podium dan posisi keenam pada balapan kedua membuatnya melesat ke posisi kedua klasemen sementara dengan total 26 poin.

Ramadhipa yang membalap bersama Honda Asia-Dream Racing Junior Team menunjukkan performa yang impresif sepanjang akhir pekan. Meski menghadapi suhu lintasan yang tinggi, ia mampu bersaing di grup terdepan dan bahkan memimpin pada lap terakhir balapan pertama sebelum akhirnya menyentuh garis finis di posisi kelima.

Menteri Pemuda dan Olahraga Erick Thohir menilai prestasi tersebut menjadi inspirasi besar bagi generasi muda Indonesia. “Ramadhipa menjadi inspirasi generasi muda Indonesia yang berjiwa tangguh dan pantang menyerah demi menorehkan prestasi serta mengharumkan nama Merah Putih di kancah dunia,” ujarnya melalui media sosial resmi.

Pada balapan kedua, Ramadhipa tetap tampil kompetitif dan finis di posisi keenam dengan selisih waktu yang sangat tipis dari pemenang. Pembalap berusia 16 tahun ini mengaku banyak pelajaran berharga dari debut internasionalnya dan optimistis dapat tampil lebih baik di seri berikutnya di Estoril, Portugal.

Dengan capaian ini, Ramadhipa memperlihatkan bahwa kerja keras, konsistensi, dan semangat juang mampu membuka peluang besar bagi talenta muda Indonesia untuk berkembang di arena balap dunia. Keberhasilannya juga menjadi bukti bahwa pembalap muda Tanah Air mulai mampu menembus persaingan ketat di level internasional.

Setelah merampungkan seri pembuka di Barcelona, Ramadhipa kini mempersiapkan diri untuk melanjutkan persaingan di seri berikutnya dengan semangat baru dan target meraih hasil lebih baik lagi demi mengukuhkan posisinya di klasemen.

Artikel ini dipublikasikan oleh Media Kampung.