Media KampungFIFA telah mengumumkan secara resmi daftar lokasi Team Base Camp yang akan digunakan oleh 48 negara peserta selama Piala Dunia 2026. Pengumuman ini menjadi langkah penting jelang turnamen yang akan berlangsung di Amerika Serikat, Kanada, dan Meksiko pada Juni hingga Juli 2026.

Team Base Camp berfungsi sebagai markas utama sekaligus pusat latihan bagi para tim nasional selama fase grup berlangsung. FIFA menegaskan bahwa tempat ini akan menjadi ‘rumah kedua’ bagi pemain, pelatih, dan staf, guna berlatih, beristirahat, dan melakukan persiapan pertandingan secara optimal.

Heimo Schirgi, Chief Operating Officer Piala Dunia 2026, menyatakan, “Team Base Camp merupakan bagian krusial dalam setiap edisi Piala Dunia FIFA. Di sinilah tim menetap, melatih diri, memulihkan kondisi, dan menjalani ritme turnamen sehari-hari.” Pernyataan ini menunjukkan betapa pentingnya lokasi base camp dalam mendukung performa tim selama kompetisi.

Proses pemilihan lokasi base camp sudah dimulai sejak tahun 2024 dan berlangsung hingga setelah pengundian grup pada Desember 2025. Setiap negara peserta memilih dari lebih dari 60 opsi yang tersedia. Hasilnya, tujuh tim memutuskan menetap di Meksiko, yaitu Kolombia, Iran, Korea Selatan, Meksiko, Afrika Selatan, Tunisia, dan Uruguay.

Sementara itu, Kanada menjadi markas bagi timnas Kanada dan Panama. Sebagian besar peserta lainnya, yakni 39 negara, memilih lokasi base camp di Amerika Serikat. Selain 16 kota tuan rumah pertandingan, ada 25 komunitas tambahan yang juga akan menjadi tempat base camp, sehingga atmosfer Piala Dunia tersebar lebih luas.

Beberapa contoh lokasi base camp yang dipilih antara lain Kansas City yang menjadi markas timnas Argentina dan Aljazair, San Francisco Bay Area yang dipilih Australia dan Paraguay, serta New York-New Jersey yang menjadi pusat latihan bagi Brasil, Haiti, Maroko, dan Senegal. Lokasi lain tersebar mulai dari Boston, Dallas, hingga Vancouver.

Dengan format Piala Dunia 2026 yang melibatkan 48 negara, pemilihan base camp ini menjadi aspek penting dalam persiapan tim menghadapi turnamen terbesar dalam sejarah tersebut. Turnamen akan berlangsung mulai 11 Juni hingga 19 Juli 2026, dengan harapan semua tim dapat memaksimalkan potensi mereka melalui fasilitas yang disediakan di base camp masing-masing.

Pengumuman resmi ini memberikan gambaran jelas tentang bagaimana FIFA mengatur logistik dan fasilitas pendukung untuk menciptakan kondisi terbaik bagi peserta Piala Dunia. Langkah ini juga menandai kesiapan tuan rumah untuk menyambut gelaran sepak bola terbesar di dunia dengan standar tinggi.

Seluruh persiapan base camp diharapkan dapat mendukung kelancaran turnamen dan memberikan pengalaman terbaik bagi para pemain serta staf selama bertanding di Piala Dunia 2026 yang akan digelar di tiga negara Amerika Utara.

Artikel ini dipublikasikan oleh Media Kampung.