Media Kampung – Langkah petenis Indonesia, Janice Tjen, terhenti lebih awal di ajang French Open 2026 setelah kalah dari wakil Amerika Serikat, Emma Navarro, dalam pertandingan putaran pertama yang berlangsung di Roland Garros, Paris, Selasa, 26 Mei 2026.

Dalam laga yang digelar di Lapangan 12 tersebut, Janice harus mengakui keunggulan Navarro dengan skor 4-6, 3-6. Pertandingan berlangsung sengit sejak awal, dengan Navarro yang tampil agresif dan langsung memimpin 3-0 pada set pertama.

Meski sempat mengejar ketertinggalan menjadi 1-3 dan berhasil menyamakan kedudukan 4-4 setelah mematahkan servis lawan pada gim ketujuh, Janice akhirnya kalah pada gim-gim penentu. Navarro mempertahankan performa agresifnya dan berhasil mengamankan set pembuka dengan 6-4 melalui beberapa break servis yang krusial.

Memasuki set kedua, Janice hampir memanfaatkan peluang break point di gim pertama, namun gagal merealisasikannya. Ia sempat unggul 2-1 sebelum Navarro mengambil alih permainan dengan memenangkan empat gim beruntun.

Janice mampu menambah satu gim lagi, tetapi tekanan dari Navarro yang berperingkat 25 dunia tidak terbendung hingga pertandingan selesai setelah satu jam 44 menit berlangsung.

Kendati gagal melaju lebih jauh di tunggal putri, Janice Tjen masih memiliki kesempatan untuk bertanding di nomor ganda putri. Ia akan berpasangan dengan Aldila Sutjiadi dan dijadwalkan menghadapi pasangan Marie Bouzkova dan Sara Sorribes pada putaran pertama, Rabu, 27 Mei 2026.

Sementara itu, Navarro melanjutkan perjuangannya ke babak kedua dan akan berhadapan dengan Iva Jovic, yang lolos setelah menyingkirkan petenis Filipina, Alexandra Eala, dengan skor 6-4, 6-2.

Performa Navarro yang agresif terlihat dari catatan 34 winner dan 6 break point yang dimanfaatkannya sepanjang pertandingan melawan Janice. Hal ini menunjukkan level permainan tinggi yang harus dihadapi Janice dalam debutnya di Roland Garros kali ini.

Meski demikian, keberhasilan Janice menampilkan perlawanan sengit memberikan pengalaman berharga untuk kariernya di turnamen Grand Slam. Fokus kini bergeser ke sektor ganda, di mana peluang Indonesia masih terbuka bersama Aldila Sutjiadi.

Dengan berakhirnya perjalanan Janice di tunggal, perhatian pecinta tenis Indonesia kini tertuju pada pertandingan ganda putri yang dijadwalkan segera berlangsung. Janice dan Aldila diharapkan dapat memanfaatkan kesempatan ini untuk melaju lebih jauh dan mengharumkan nama Indonesia di kancah internasional.

Secara keseluruhan, meski gagal melaju di tunggal, penampilan Janice Tjen di French Open 2026 tetap memberikan gambaran positif dan semangat baru bagi penggemar tenis tanah air dalam menyambut pertandingan-pertandingan mendatang.

Artikel ini dipublikasikan oleh Media Kampung.