Media Kampung – Persaingan di babak ketujuh Turnamen JAPFA FIDE Rated 2026 yang digelar di The Tavia Heritage Hotel, Jakarta, Senin 25 Mei 2026, semakin memanas. Duel antara International Master Muhammad Lutfi Ali dan Satria Duta Cahaya menjadi sorotan utama karena berlangsung sangat ketat dan penuh strategi sejak tengah permainan hingga mendekati akhir.

Dalam pertandingan tersebut, Lutfi Ali sempat memiliki kesempatan besar untuk memenangkan laga lebih cepat. Namun, keputusan bermain dengan gaya agresif ternyata membuka celah bagi Satria Duta untuk melakukan serangan balik yang membuat posisi Lutfi menjadi sulit di tahap akhir pertandingan. Setelah pertandingan, Lutfi mengakui bahwa langkah cepatnya justru memberi peluang bagi lawan untuk menguasai tempo permainan.

Meskipun gagal memaksimalkan peluang kemenangan, hasil imbang tersebut tetap menjaga posisi Muhammad Lutfi di papan atas klasemen sementara. Hingga babak ketujuh, persaingan menuju gelar juara masih sangat terbuka dan ketat karena beberapa pemain unggulan memiliki poin yang sama, yaitu 5,5 dari total pertandingan yang telah dijalani.

Turnamen ini diikuti oleh sekitar 350 pecatur dari berbagai daerah di Indonesia dan tujuh negara lain seperti Australia, Jepang, dan Jerman. Ajang ini menjadi salah satu wadah penting bagi para pecatur Indonesia untuk meningkatkan kualitas permainan sekaligus memperoleh rating internasional yang diakui secara resmi oleh Federasi Catur Dunia (FIDE).

Selain Muhammad Lutfi dan Satria Duta, pecatur lain yang juga berada di puncak klasemen sementara adalah Grandmaster Novendra Priasmoro, Susanto Megaranto, dan Tirta Chandra Purnama, yang semuanya mengoleksi 5,5 poin. Novendra sendiri baru saja mencatat kemenangan dramatis pada babak sebelumnya, sehingga memperkuat posisinya sebagai kandidat juara turnamen.

Dengan persaingan yang masih sangat ketat, Muhammad Lutfi menegaskan pentingnya menjaga konsistensi dan tidak mengalami kekalahan dalam dua babak terakhir. “Yang penting sekarang jangan sampai kalah di dua babak terakhir. Persaingan masih sangat ketat dan peluang semua pemain di papan atas masih terbuka,” tambahnya.

Turnamen JAPFA FIDE Rated 2026 menjadi momen penting bagi para pecatur Indonesia dan internasional untuk mengasah kemampuan serta menunjukkan kualitas di tingkat global. Pertandingan sengit antara Muhammad Lutfi dan Satria Duta menjadi bukti bahwa persaingan di ajang ini berlangsung sangat kompetitif dan menarik untuk diikuti hingga babak akhir.

Dengan skor yang masih berimbang di papan atas, para peserta diharapkan dapat mempertahankan performa terbaik mereka pada babak-babak berikutnya agar dapat merebut gelar juara yang bergengsi di turnamen ini.

Artikel ini dipublikasikan oleh Media Kampung.