Media Kampung – Universitas Gadjah Mada (UGM) dan Kementerian Pemuda dan Olahraga Republik Indonesia (Kemenpora RI) kembali menegaskan kerja sama mereka dalam pengembangan kepemudaan dan olahraga nasional. Penandatanganan nota kesepahaman dilakukan di Gedung Induk Kampus UGM pada Minggu, 24 Mei 2024, sebagai kelanjutan dari kolaborasi yang telah berlangsung sejak 2014.

Rektor UGM, Prof. dr. Ova Emilia, Ph.D., menuturkan bahwa kerja sama ini merupakan langkah strategis untuk memperkuat pengembangan kepemudaan dan kewirausahaan dengan dasar ilmu pengetahuan, teknologi, riset, dan inovasi. Dengan jumlah mahasiswa yang mencapai hampir 62 ribu orang, UGM memiliki potensi besar dalam bidang olahraga melalui berbagai unit kegiatan mahasiswa yang aktif di beragam cabang olahraga.

Lebih lanjut, Ova menjelaskan bahwa tindak lanjut kerja sama akan difokuskan pada Fakultas Kedokteran, Kesehatan Masyarakat, dan Keperawatan (FKKMK) UGM. Fakultas ini akan mendukung pengembangan olahraga berbasis ilmu pengetahuan dan teknologi, tidak hanya untuk meningkatkan kapasitas sumber daya manusia, tetapi juga melalui pendidikan, pelatihan, serta pengabdian kepada masyarakat dalam pengembangan sport science.

Dalam kesempatan tersebut, Rektor UGM juga memperkenalkan fasilitas olahraga baru yang telah memenuhi standar internasional dan difungsikan sebagai ruang kolaborasi inovasi dan kreativitas mahasiswa. Fasilitas ini diharapkan menjadi pusat aktivitas olahraga yang mendukung perkembangan atlet dan riset sport science secara terpadu.

Sementara itu, Wakil Menteri Pemuda dan Olahraga, Taufik Hidayat, memberikan apresiasi atas komitmen UGM dalam mendukung pembangunan kepemudaan dan olahraga nasional melalui kerja sama ini. Ia menekankan bahwa pembangunan di bidang ini membutuhkan sinergi antara pemerintah, perguruan tinggi, dunia usaha, dan masyarakat agar kebijakan yang dihasilkan berdampak nyata dan berkelanjutan.

Taufik menambahkan bahwa masa depan olahraga tidak hanya berfokus pada latihan fisik dan kompetisi, melainkan juga harus didukung oleh riset, teknologi, sport analytic, nutrisi olahraga, psikologi olahraga, hingga penggunaan artificial intelligence. Ia berharap fasilitas olahraga di UGM dapat berkembang menjadi pusat sport science nasional yang mengintegrasikan riset, teknologi, dan pembinaan atlet secara komprehensif.

Selain itu, Wakil Menteri Kemenpora menyoroti pentingnya pemanfaatan big data dan teknologi digital untuk memetakan potensi pemuda Indonesia secara tepat sasaran. Dengan pendekatan ini, program kepemudaan dan olahraga dapat dirancang secara lebih efektif dan memberikan dampak positif yang signifikan bagi masyarakat.

Dalam acara yang sama, Ketua Dewan Komisioner Lembaga Penjamin Simpanan, Prof. Dr. Anggito Abimanyu, M.Sc., turut mengapresiasi fasilitas olahraga baru di UGM, khususnya arena basket yang telah dibangun dengan standar lebih baik. Ia mengungkapkan kekagumannya terhadap kualitas fasilitas tersebut dan mengundang komunitas olahraga untuk merasakan keunggulan sarana yang dimiliki UGM.

Kerja sama ini menegaskan peran perguruan tinggi dan pemerintah dalam menciptakan ekosistem kepemudaan dan olahraga yang modern, inovatif, dan berdaya saing global. Dengan sinergi yang berkelanjutan, diharapkan pengembangan olahraga nasional dapat semakin maju dan memberikan kontribusi nyata bagi pembangunan bangsa.

Artikel ini dipublikasikan oleh Media Kampung.