Media Kampung – Fulham dan Newcastle United menjalani pertandingan terakhir mereka di musim Premier League 2025-2026 dengan hasil imbang tanpa gol di Craven Cottage, London, pada Minggu, 24 Mei 2026. Pertandingan ini menjadi penutup musim bagi kedua tim yang datang dengan motivasi berbeda, namun sama-sama ingin menutup kompetisi dengan catatan positif.
Fulham, yang bermain di kandang sendiri, berusaha mengakhiri musim dengan performa yang kuat setelah berhasil mengamankan posisi di tengah klasemen. Di bawah arahan pelatih Marco Silva, tim ini menunjukkan konsistensi walaupun tidak terlalu mencolok sepanjang musim. Mereka mengandalkan kreativitas pemain seperti Andreas Pereira dan pengalaman Raul Jimenez untuk membangun serangan.
Sementara Newcastle United, yang dipimpin oleh Eddie Howe, datang dengan ambisi untuk mengamankan tiket ke kompetisi Eropa. Meskipun musim ini tidak sepenuhnya berjalan mulus, Newcastle tetap menjadi salah satu tim dengan lini serang yang efektif, terutama berkat kontribusi pemain seperti Alexander Isak dan Anthony Gordon. Namun, dalam pertemuan ini, mereka gagal memecah kebuntuan melawan Fulham.
Susunan pemain Fulham pada laga ini menampilkan beberapa perubahan, dengan Dan Burn dan Jacob Murphy masuk menggantikan Kieran Trippier dan Harvey Barnes yang duduk di bangku cadangan. Pertandingan ini juga menjadi kesempatan terakhir Trippier sebelum kontraknya habis dan ia meninggalkan klub. Newcastle datang dengan misi menghindari kekalahan beruntun pada laga terakhir musim, sebuah tren negatif yang terakhir terjadi pada periode 2011-2014.
Statistik menunjukkan bahwa hasil imbang sangat jarang terjadi ketika Newcastle bertandang ke Craven Cottage. Dari 17 pertemuan Premier League sebelumnya di stadion ini, tidak ada satu pun pertandingan yang berakhir seri, dengan Fulham menang 10 kali dan Newcastle tujuh kali. Rekor ini menyamai catatan Premier League untuk jumlah pertandingan terbanyak di satu venue tanpa hasil imbang.
Fulham sendiri menghadapi tantangan besar untuk tampil maksimal di laga penutup musim, karena dalam delapan musim terakhir mereka hanya sekali meraih kemenangan pada pertandingan terakhir musim, yaitu saat mengalahkan Luton Town 4-2 di musim 2013-2024. Meskipun demikian, mereka berhasil menghindari degradasi dan mengamankan posisi aman di papan tengah klasemen Premier League.
Dengan hasil imbang ini, Fulham menutup musim dengan catatan yang cukup stabil, sedangkan Newcastle harus melanjutkan perjuangan untuk memperbaiki performa di musim depan. Pertandingan disiarkan langsung di berbagai platform seperti Sky Sports di Inggris dan USA Network di Amerika Serikat, serta tersedia melalui layanan streaming seperti Peacock, Fubo, dan Star Sports Select di India.
Musim ini menjadi catatan penting bagi kedua klub dalam perjalanan mereka di liga teratas Inggris, dengan Fulham mempertahankan konsistensi di bawah Marco Silva dan Newcastle yang masih berusaha bangkit untuk kembali bersaing di level Eropa. Pertandingan ini menjadi momen refleksi sekaligus penanda berakhirnya satu musim kompetisi yang penuh tantangan.
Artikel ini dipublikasikan oleh Media Kampung.







Tinggalkan Balasan