Media Kampung – Pebalap Indonesia, Veda Ega Pratama, berhasil mempertahankan posisinya di lima besar klasemen sementara Kejuaraan Dunia Moto3 2026 setelah finis di urutan kedelapan pada seri keenam di Sirkuit Barcelona-Catalunya, Spanyol, Minggu (17/5/2026).
Memulai balapan dari posisi ke-20, Veda menunjukkan performa impresif dengan cepat menanjak ke posisi 12 pada lap pertama. Ia terus konsisten memperbaiki posisinya, sempat menempati urutan kesembilan pada lap keenam sebelum akhirnya sedikit turun ke posisi ke-11 di lap ke-11. Beruntung, insiden jatuhnya pebalap Jesus Rios membuka peluang bagi Veda untuk kembali naik dan menutup balapan di posisi kedelapan.
Tambahan delapan poin dari hasil tersebut membuat pembalap asal Gunungkidul ini mengumpulkan total 58 poin musim ini. Meski berada di peringkat kelima klasemen sementara, Veda memiliki poin yang sama dengan Marco Morelli dari CFMOTO Gaviota Aspar Team, namun kalah dalam hitungan hasil terbaik sehingga menempati posisi satu tingkat di bawah Morelli.
Dominasi klasemen sementara masih dipegang oleh Maximo Quiles dari CFMOTO Gaviota Aspar Team dengan 140 poin setelah meraih kemenangan dramatis di Catalunya. Posisi kedua dan ketiga diisi oleh Adrian Fernandez (Leopard Racing) dengan 76 poin dan Alvaro Carpe (Red Bull KTM Ajo) dengan 73 poin.
Performa Veda di Catalunya sekaligus menegaskan konsistensinya sepanjang musim ini. Meski memulai dari posisi kurang menguntungkan, ia mampu bertarung di kelompok depan dan menjaga ritme balap yang kuat. Hal ini juga membuatnya tetap bertahan sebagai rookie dengan poin tertinggi di klasemen sementara Moto3 2026.
Dengan jarak 82 poin dari pemuncak klasemen, Veda masih memiliki peluang untuk terus mengukir prestasi di sisa musim ini. Keberhasilannya menembus lima besar klasemen menjadi bukti kemajuan signifikan pembalap muda Indonesia di kancah internasional Moto3.
Artikel ini dipublikasikan oleh Media Kampung.







Tinggalkan Balasan