Media Kampung – Veda Ega Pratama kembali menunjukkan taringnya dalam ajang balap Moto3 di Monster Energy Grand Prix of Catalonia dengan penampilan yang sangat mengesankan. Memulai lomba dari posisi ke-20 pada grid, pembalap Honda Team Asia ini berhasil menembus zona poin dan finis di urutan ke-8 setelah menjalani balapan sepanjang 18 lap di Circuit de Barcelona-Catalunya.
Posisi start yang jauh dari depan tentu menjadi tantangan berat bagi Veda. Namun, ia mampu mengatasi tekanan tersebut dengan strategi balap yang matang dan fokus penuh. Sejak awal balapan, Veda tampil agresif namun tetap terkontrol, secara bertahap menyalip pembalap lain satu per satu di sirkuit yang dikenal teknis dengan panjang lintasan 4.657 meter.
Keberhasilan Veda menembus posisi 8 besar tidak lepas dari konsistensi kecepatannya di lintasan. Data resmi dari Tissot mencatat waktu lap terbaik pribadi Veda pada putaran ketiga yakni 1 menit 47,577 detik, hanya berselisih 0,325 detik dari fastest lap balapan yang dipegang David Almansa. Hal tersebut menandakan Veda mampu bersaing dengan pembalap papan atas secara kecepatan satu lap.
Selain itu, motor Honda yang dikendarainya menunjukkan performa stabil sepanjang balapan. Total waktu tempuh Veda adalah 32 menit 29,948 detik, hanya terpaut 0,984 detik dari sang juara seri, Maximo Quiles. Persaingan sengit dalam grup depan memperlihatkan kualitas mental dan teknik balap Veda yang sudah matang.
Catatan waktu lap Veda sangat konsisten, berkisar antara 1 menit 47,5 detik hingga 1 menit 48,1 detik, bahkan beberapa lap awal ia sempat melampaui waktu pemenang. Ini membuktikan bahwa kecepatan dan kemampuannya sejajar dengan para pembalap terbaik dunia di kelas Moto3.
Performa Veda juga jauh lebih baik dibandingkan rekan setimnya, Zen Mitani, yang hanya mampu finis di posisi ke-22. Hal ini menegaskan bahwa Veda berhasil mengoptimalkan potensi dan peluang yang ada di lintasan.
Balapan di Catalunya ini juga menjadi salah satu yang paling ketat musim ini, dengan jarak waktu kurang dari satu detik memisahkan delapan pembalap terdepan. Persaingan yang rapat ini menunjukkan kualitas tinggi balapan Moto3 dan kemampuan Veda yang mampu bertahan di kelompok depan.
Keberhasilan Veda mengamankan posisi ke-8 setelah start dari posisi 20 merupakan bukti nyata bahwa posisi awal bukanlah segalanya dalam balap Moto3. Ia mampu membaca jalannya balapan, memanfaatkan slipstream, dan mengambil peluang dengan tepat untuk mengejar posisi.
Meski demikian, Veda masih memiliki pekerjaan rumah terutama dalam sesi kualifikasi. Jika mampu memperbaiki posisi start, peluang meraih podium atau kemenangan terbuka lebih besar di masa depan.
Dengan hasil ini, Veda Ega Pratama memperoleh tambahan 8 poin berharga yang memperkokoh posisinya di peringkat kelima klasemen sementara Kejuaraan Dunia Moto3 dengan total 58 poin. Kontribusinya juga sangat berarti bagi tim Honda Team Asia dalam persaingan klasemen tim dunia.
Penampilan impresif Veda di Catalunya mempertegas kemampuannya bersaing dengan pembalap-pembalap terbaik dunia meskipun harus memulai balapan dari posisi belakang. Perjalanan balapnya yang penuh determinasi ini menjadi inspirasi bagi dunia balap Indonesia dan penggemar Moto3.
Artikel ini dipublikasikan oleh Media Kampung.







Tinggalkan Balasan