Media Kampung – Jorge Martín mengalami kecelakaan berat saat sesi tes MotoGP di Sirkuit Barcelona-Catalunya, namun beruntung tidak mengalami patah tulang. Pebalap Aprilia tersebut harus dilarikan ke rumah sakit setelah terjatuh di tikungan ke-7, memicu pengibaran bendera merah yang menghentikan sesi tes.

Kecelakaan ini terjadi kurang dari satu jam sejak tes dimulai, menambah rentetan kejadian naas yang dialami Martín dalam beberapa hari terakhir. Ini merupakan jatuh keenam yang dialaminya dalam empat hari, setelah akhir pekan yang penuh kendala di Grand Prix Catalunya. Meskipun motornya tidak rusak parah, Martín tidak mampu bangkit sendiri dan segera mendapatkan pertolongan medis di lokasi dengan pemasangan kerah leher sebelum dibawa ke pusat medis sirkuit.

Tim medis melaporkan bahwa Jorge tetap sadar dan tenang selama penanganan, meski merasakan sakit hebat di siku kiri dan kaki kanan. Pemeriksaan awal di pusat medis sirkuit tidak menunjukkan adanya patah tulang, namun demi kehati-hatian ia kemudian dipindahkan ke Rumah Sakit Universitas Dexeus di Barcelona untuk pemeriksaan lanjutan.

Aprilia kemudian mengkonfirmasi bahwa tidak ada cedera serius yang diderita Martín, hanya luka memar akibat benturan. Mereka berharap pebalap asal Madrid itu dapat pulih sepenuhnya dan siap berlaga di Grand Prix Italia di Mugello dalam waktu dua minggu. Jorge sendiri mengungkapkan rasa syukurnya atas keselamatan setelah kecelakaan tersebut dan berterima kasih kepada tim medis atas respons cepat mereka.

Peristiwa ini menambah daftar jatuhnya Martín yang kini menjadi pebalap dengan jumlah kecelakaan terbanyak musim ini, dengan total 13 kali, jauh lebih banyak dibandingkan pebalap lain seperti Jack Miller yang mencatat sembilan kali jatuh. Meski demikian, Martín tetap fokus untuk bangkit dan melanjutkan perjuangannya di kejuaraan MotoGP 2024.

Artikel ini dipublikasikan oleh Media Kampung.