Media KampungJannik Sinner baru saja mencetak sejarah dengan menjadi petenis pertama yang memenangkan lima gelar ATP Masters secara beruntun. Ia mengalahkan Alexander Zverev di final Madrid Open untuk meraih gelar juara.

Sinner kini berupaya untuk mencetak rekor spektakuler lainnya di turnamen ATP Masters 1000 Italian Open di Roma. Ia berusaha mewujudkan misi besar, yakni mencetak Career Golden Masters, pencapaian langka petenis yang menjuarai seluruh turnamen aktif ATP Masters 1000.

Hingga kini, hanya Novak Djokovic yang pernah membuat prestasi Career Golden Masters. Sinner nyaris mewujudkan mimpinya meraih gelar perdana di Italian Open tahun lalu, namun rival bebuyutan, Carlos Alcaraz, memupuskan mimpi Sinner di final.

Karena Carlos Alcaraz absen mempertahankan gelar di Roma akibat cedera pergelangan tangan, Sinner memiliki peluang besar untuk melanjutkan rentetan kemenangannya pada turnamen Masters. Jannik Sinner di atas kertas akan menjadi petenis tunggal putra Italia pertama yang menjadi pemenang di Roma sejak Adriano Panatta pada tahun 1976.

Namun, ada beberapa lawan tangguh di lapangan yang berpotensi menggagalkan Sinner meraih gelar Masters 1000 keenam berturut-turut. Beberapa di antaranya adalah Jakub Mensik, Daniil Medvedev, dan pemain lainnya yang memiliki kemampuan untuk mengalahkan Sinner.

Jakub Mensik merupakan satu-satunya pemain unggulan di Italian Open 2026 yang pernah dihadapi dan belum pernah dikalahkan oleh Jannik Sinner. Mensik mengalahkan Sinner di perempat final Doha Open tiga bulan silam dan merupakan salah satu lawan yang sanggup mengalahkan Sinner di tahun 2026.

Daniil Medvedev juga merupakan pemain unggulan di ATP Masters Italian Open 2026 yang paling sering mengalahkan Sinner. Rekor pertemuan kedua pemain menunjukkan Sinner unggul 9-7 atas Medvedev.

Dengan demikian, Sinner harus berjuang keras untuk meraih gelar Masters 1000 keenam berturut-turut dan melanjutkan rentetan kemenangannya di turnamen Masters.

Artikel ini dipublikasikan oleh Media Kampung.