Media Kampung – 30 Maret 2026 | Jannik Sinner dari Italia mengalahkan Jiri Lehecka asal Ceko dengan skor 6-4, 6-4 dalam final tunggal putra Miami Open, menyelesaikan “Sunshine Double” setelah kemenangan di Indian Wells. Kemenangan ini menjadikannya pemain pertama sejak Roger Federer 2017 yang menjuarai kedua turnamen tanpa kehilangan set.
Sinner mencatat sepuluh ace dalam pertandingan tersebut dan total tujuh puluh ace selama turnamen, menandakan dominasi servis yang luar biasa. Ia juga memulai set pertama dengan 23 poin servis pertama yang berhasil, memperlihatkan konsistensi tinggi.
Lehecka, yang membuat debut final Masters 1000, tidak mampu menahan tekanan Sinner dan kehilangan kedua set tanpa memaksa tiebreak. Meskipun sempat menurunkan angka 15-30 pada servis kedua set sebelum hujan turun, ia tetap kalah.
Pertandingan mengalami dua penundaan akibat hujan, masing‑masing sekitar 90 menit, yang memaksa pemain dan penonton menunggu di Hard Rock Stadium yang tidak memiliki atap tarik. Selama jeda, Sinner terlihat bermain bola sepak untuk menghangatkan tubuh.
Pada hari yang sama, final ganda putri juga terpaksa dipindahkan dari Stadium Court ke Grandstand Court karena kondisi lapangan basah. Pasangan Taylor Townsend dan Katerina Siniakova mengalahkan Sara Errani dan Jasmine Paolini 7-6(7-0), 6-1.
Kemenangan Townsend‑Siniakova memberi mereka double ganda putri pertama sejak 2019, menambah prestasi wanita di turnamen ini. Namun, keputusan pemindahan lapangan menimbulkan protes dari beberapa penonton yang menilai penanganan jadwal tidak adil.
Aryna Sabalenka sebelumnya telah menyelesaikan Sunshine Double pada hari sebelumnya dengan mengalahkan Coco Gauff di final tunggal putri. Keberhasilan Sinner dan Sabalenka menjadi pertama kalinya sejak 2016 pasangan pria‑wanita menyelesaikan double dalam satu musim.
Turnamen ini juga dikejutkan dengan kekalahan top seed Carlos Alcaraz oleh Sebastian Korda di babak ketiga, serta ketidakhadiran Novak Djokovic karena cedera bahu kanan. Kedua kejutan menambah dinamika kompetisi.
Sinner menanggapi kemenangan dan tantangan cuaca dalam konferensi pers, menyebut kondisi fisik yang lelah setelah Indian Wells namun motivasi tetap tinggi. Ia menambahkan bahwa cuaca tidak memengaruhi fokusnya untuk menjuarai Miami Open.
Dengan gelar Miami Open kedua dalam tiga tahun, Sinner memperpanjang rekor kemenangan 12 pertandingan beruntun di Hard Rock Stadium sejak 2024. Ia kini menatap akhir musim dengan peluang besar di turnamen Masters selanjutnya.
Penyelenggara turnamen mengumumkan bahwa jadwal pertandingan selanjutnya akan disesuaikan bila cuaca kembali tidak bersahabat, dan menegaskan komitmen untuk menyediakan fasilitas terbaik bagi pemain dan penonton.
Miami Open 2026 berakhir dengan sorotan pada kualitas permainan dan tantangan cuaca, menegaskan pentingnya persiapan lapangan serta dukungan penonton dalam menjaga reputasi turnamen.
Artikel ini dipublikasikan oleh Media Kampung.






