Media Kampung – 18 April 2026 | Wrexham A.F.C. berada di posisi menengah klasemen EFL Championship setelah serangkaian hasil yang kurang memuaskan, menurunkan harapan tim untuk kembali ke Premier League pada akhir musim 2025/2026.
Menurut data resmi liga yang dirilis pada 17 April 2026, Red Dragons menempati peringkat ke-12 dengan 32 poin dari 24 pertandingan, selisih tiga poin dari zona playoff dan lima poin di atas zona degradasi.
| Posisi | Tim | Pertandingan | Poin |
|---|---|---|---|
| 10 | Derby County | 24 | 36 |
| 11 | Stoke City | 24 | 35 |
| 12 | Wrexham A.F.C. | 24 | 32 |
| 13 | Reading | 24 | 31 |
| 14 | Queens Park Rangers | 24 | 30 |
Dalam lima pertandingan terakhir, Wrexham hanya berhasil mengamankan satu kemenangan, dua hasil imbang, dan dua kekalahan, mencerminkan ketidakstabilan performa di lini serang dan pertahanan.
Serangan tim yang dipimpin oleh striker asal Amerika Serikat, Cameron McGeehan, mencetak hanya tiga gol dalam periode tersebut, sementara lini belakang menelan lima gol kebobolan.
Manajer Steve Cooper mengakui bahwa tim masih dalam proses adaptasi dengan intensitas EFL Championship, menambahkan bahwa konsistensi menjadi kunci untuk memperbaiki posisi klasemen.
Cooper menegaskan, “Kami harus meningkatkan ketajaman di depan gawang dan memperkuat organisasi defensif agar dapat bersaing dengan tim-tim yang lebih berpengalaman di level ini,” ujar dia dalam konferensi pers di Racecourse Ground, Wrexham.
Penurunan performa ini terjadi setelah kemenangan dramatis melawan Preston North End pada akhir Januari, yang sempat mengangkat harapan promosi di antara para pendukung.
Namun, serangkaian cedera pada pemain kunci, termasuk gelandang utama Andy Morrell yang absen selama tiga minggu karena masalah otot, memperparah situasi tim.
Selain itu, jadwal pertandingan yang padat, termasuk pertemuan melawan tim-tim papan atas seperti Leeds United dan Norwich City dalam dua minggu terakhir, menambah beban fisik dan taktik bagi skuad.
Para analis sepak bola lokal memperkirakan bahwa Wrexham harus mengamankan minimal lima poin dari lima laga berikutnya untuk tetap berada dalam perbincangan zona playoff.
Jika tidak, peluang mereka untuk kembali ke level tertinggi sepak bola Inggris dalam dua musim ke depan akan semakin kecil, memaksa manajemen mempertimbangkan perubahan strategi pada Januari mendatang.
Artikel ini dipublikasikan oleh Media Kampung.






Tinggalkan Balasan