Media Kampung, Jakarta – Presiden Prabowo Subianto melantik 26 anggota Dewan Pertimbangan Presiden (Wantimpres) di Istana Negara pada Jumat, 2102026. Dalam pelantikan ini, Prof. Pratikno ditunjuk sebagai Ketua Wantimpres, sementara Muhammad Qodari menjabat sebagai Sekretaris.

Pelantikan ini dilakukan berdasarkan Keputusan Presiden Nomor 107P tahun 2026 yang mengatur pengangkatan anggota Wantimpres. Prabowo memimpin pengucapan sumpah jabatan yang diikuti oleh Pratikno dan 25 anggota lainnya dengan janji setia terhadap Negara Republik Indonesia dan menjalankan peraturan perundang-undangan.

Daftar lengkap anggota Wantimpres yang dilantik meliputi tokoh-tokoh penting seperti Hatta Rajasa, Chairul Tanjung, Budi Gunawan, Jusuf Hamka, Djamari Chaniago, Jusuf Wanandi, Said Aqil, dan Salim Segaf Aljufri. Beberapa anggota memiliki latar belakang bisnis yang kuat, termasuk Jusuf Hamka yang dikenal di sektor jalan tol, Dato Sri Tahir yang merupakan pendiri Mayapada Group, dan Chairul Tanjung yang memimpin CT Corp.

Selain pengusaha, pelantikan ini juga melibatkan ulama terkemuka seperti Prof. Dr. Muhammad Quraish Shihab dan K.H. Anwar Iskandar, yang memiliki pengaruh besar dalam dunia pendidikan Islam dan organisasi keagamaan.

Wakil Ketua Wantimpres, Hatta Rajasa, menjelaskan bahwa lembaga ini akan memberikan masukan dan saran kepada Presiden dengan sifat yang rahasia. Dia menekankan pentingnya peran Wantimpres dalam menyukseskan pemerintahan Prabowo dengan memberikan nasihat terbaik berdasarkan pengetahuan dan pengalaman anggotanya.

Rocky Gerung, salah satu anggota, mengungkapkan alasan dirinya menerima tawaran ini, menyatakan bahwa posisi Wantimpres bersifat etis, bukan teknis, dan memiliki tanggung jawab untuk memberikan pertimbangan terhadap arah kebijakan pemerintah.

Selain itu, mantan anggota DPR, Bambang Soesatyo, harus mengundurkan diri dari jabatannya di DPR setelah dilantik menjadi anggota Wantimpres. Pengunduran dirinya akan diikuti dengan mekanisme pergantian antarwaktu (PAW) sesuai ketentuan yang berlaku.

Budi Gunawan, yang juga dilantik, menyatakan bahwa fokus utama Wantimpres adalah mengawal dan memperkuat program-program prioritas dari Presiden Prabowo. Dia berjanji untuk bekerja sama dengan anggota lainnya guna memastikan keberhasilan program tersebut.

Respon dari PDI Perjuangan terkait pelantikan Budi Gunawan menunjukkan bahwa partai tersebut tetap berkomitmen menjadi penyeimbang dalam pemerintahan dan menghormati keputusan Presiden dalam memilih anggota Wantimpres berdasarkan kompetensi.