Media Kampung – Koalisi masyarakat sipil yang tergabung dalam MBG Watch menggelar demonstrasi di depan kantor Badan Gizi Nasional (BGN) di Jakarta, Rabu (10 Juni 2026). Massa menuntut evaluasi total program Makan Bergizi Gratis (MBG) dan melakukan aksi simbolis penyegelan kantor BGN dengan memasang garis kuning-hitam serta menempelkan poster kritik.
Dalam aksi tersebut, para pengendara yang melintas di depan kantor BGN kompak membunyikan klakson sebagai bentuk dukungan terhadap tuntutan demonstran. Massa membentangkan poster bertuliskan “Bunyikan Klakson Jika Kalian Muak dengan MBG” yang langsung mendapat respons dari pengendara.
Perwakilan massa yang akrab disapa Galau D. Muhammad dalam orasinya menegaskan bahwa tuntutan utama mereka bukan sekadar pergantian pimpinan BGN, melainkan perombakan menyeluruh terhadap tata kelola program MBG. “Penggantian wajah pimpinan BGN tidak mengartikan bahwa MBG hari ini berubah secara sistemik,” ujarnya.
Massa membawa peralatan dapur seperti panci dan sendok kayu sambil meneriakkan yel-yel. Mereka juga membagikan makanan gratis kepada pengendara dan jurnalis sebagai simbol bahwa pemenuhan gizi bisa dilakukan tanpa menggunakan anggaran negara. Koalisi memberikan ultimatum 30 hari kepada BGN untuk merespons tuntutan perbaikan sebelum aksi lanjutan dilakukan.
Aksi ini muncul di tengah evaluasi besar-besaran program MBG oleh pemerintah setelah sekitar 1,5 tahun berjalan. Pemerintah sebelumnya telah merombak jajaran pimpinan BGN dan memperkuat sistem pengawasan, namun MBG Watch menilai hal itu belum cukup menyelesaikan masalah secara akar.
Artikel ini dipublikasikan oleh Media Kampung.




