Media Kampung – Sidang impeachment terhadap Wakil Presiden Sara Duterte yang sebelumnya tertunda kini dijadwalkan akan dimulai pada 18 Mei mendatang. Hal ini disampaikan oleh Presiden Senat yang baru terpilih, Alan Peter Cayetano, menandai kemajuan signifikan dalam proses hukum yang telah lama dinantikan.
Joel Chua, anggota tim jaksa dari Dewan Perwakilan Rakyat (DPR), menyambut baik perkembangan ini. Ia menyatakan bahwa ada kesepakatan di antara mayoritas anggota Senat yang baru agar persidangan impeachment segera berjalan sesuai ketentuan Konstitusi 1987. “Ini merupakan kabar baik bagi kami di Tim Jaksa DPR,” ujar Chua.
DPR sebelumnya mengirimkan dokumen Articles of Impeachment ke Senat setelah 257 anggota legislatif memberikan suara mendukung pemakzulan Sara Duterte untuk kedua kalinya. Tuduhan yang diajukan meliputi dugaan penyalahgunaan dana rahasia sebesar PHP612,5 juta, kekayaan yang tidak bisa dijelaskan, praktik suap, serta ancaman terhadap Presiden Ferdinand R. Marcos Jr., Ibu Negara Liza Araneta-Marcos, dan mantan Ketua DPR Martin Romualdez.
Chua menegaskan bahwa persidangan di Senat sebagai Mahkamah Impeachment akan memberikan kesempatan bagi kedua belah pihak, baik tim jaksa maupun kubu Sara Duterte, untuk menghadirkan bukti dan argumentasi mereka. “Kami percaya para senator sebagai hakim juga ingin mendengarkan langsung dari Wakil Presiden yang sudah dua kali diimpeach ini dan menilai bukti yang kami ajukan,” kata Chua.
Lebih lanjut, Chua menyebutkan bahwa perkembangan di Mahkamah Agung tidak menunjukkan adanya intervensi yang dapat menghentikan proses ini. “Mahkamah Agung belum menunjukkan kecenderungan untuk mengeluarkan perintah penangguhan sementara pada kasus terkait. Hal ini memberikan kami keyakinan bahwa proses konstitusional berjalan sebagaimana mestinya,” ujarnya.
Tim jaksa DPR saat ini tengah mempersiapkan berbagai dokumen, saksi, serta argumen balasan untuk persidangan di Senat. Mereka juga bekerja sama dengan jaksa privat dan ahli di bidang hukum konstitusi, audit, forensik keuangan, hukum korporasi, dan keuangan agar dapat menjalankan tugasnya dengan maksimal. Chua menegaskan bahwa mereka akan melanjutkan proses ini langkah demi langkah sesuai jadwal yang telah ditentukan.
Dengan adanya jadwal resmi persidangan yang diumumkan, proses impeachment Wakil Presiden Sara Duterte akhirnya memasuki tahap lebih konkret, menandai babak baru dalam penanganan tuduhan serius terhadap salah satu pejabat tinggi negara tersebut.
Artikel ini dipublikasikan oleh Media Kampung.




