Media Kampung – Kairat Almaty kembali menjadi sorotan dalam perjalanan klub sepak bola Eropa di Liga Champions musim 2026, terutama terkait dengan performa dan tantangan yang dihadapi oleh klub asal Skotlandia, Celtic FC. Kekalahan 1-0 yang dialami Kairat saat menghadapi Levski Sofia dalam babak kualifikasi ketiga UEFA menambah dinamika persaingan di turnamen antar klub elit Eropa tersebut.

Dalam babak kualifikasi ketiga UEFA Champions League, sejumlah pertandingan berlangsung dengan hasil yang beragam. Salah satunya, Kairat Almaty harus mengakui keunggulan Levski Sofia dengan skor tipis 1-0 di kandang lawan. Hasil ini menjadi bagian dari serangkaian pertandingan yang menentukan kelolosan ke babak selanjutnya.

Baca juga:

Kondisi ini menambah tekanan bagi Celtic yang dalam waktu dekat akan menghadapi laga penentuan melawan klub Austria, LASK, dalam babak play-off Liga Champions. Pertandingan ini disebut sebagai momen krusial yang dapat menentukan sukses atau tidaknya musim klub asal Skotlandia tersebut. John Collins, salah satu tokoh sepak bola Skotlandia, menegaskan pentingnya pertandingan ini bagi Celtic, mengingat kegagalan musim lalu yang mengecewakan saat menghadapi Kairat Almaty.

Tekanan ini juga dirasakan oleh para pemain Celtic, termasuk bek Cameron Carter-Vickers yang baru saja kembali dari cedera panjang. Ia menyatakan bahwa tim harus tampil maksimal dan memanfaatkan setiap kesempatan untuk lolos ke fase grup Liga Champions. Carter-Vickers juga menyoroti pentingnya mempertahankan pemain kunci seperti Alistair Johnston dan Arne Engels yang tengah menjadi incaran klub besar dari Liga Inggris.

Baca juga:

Kairat Almaty sendiri menunjukkan performa yang beragam di kompetisi Eropa musim ini, seperti yang terlihat dari hasil pertandingan melawan klub-klub lain di babak kualifikasi UEFA. Meski sempat mengalami kekalahan, keberadaan mereka tetap menjadi pengingat bagi klub-klub Eropa untuk tidak meremehkan kekuatan tim dari Kazakhstan ini.

Perkembangan ini menegaskan betapa kompetitifnya babak kualifikasi Liga Champions dan pentingnya persiapan matang dari setiap klub. Bagi Celtic, laga melawan LASK bukan hanya soal tiket ke fase grup, tetapi juga momentum untuk memperbaiki citra dan membangun kepercayaan diri setelah pengalaman pahit sebelumnya.

Baca juga:

Dengan persiapan yang matang dan semangat juang yang tinggi, Celtic berharap dapat mengatasi tekanan dan meraih kemenangan penting yang akan menentukan arah musim mereka di kompetisi tertinggi antar klub Eropa tersebut.