Media Kampung, Jakarta – Selebgram Julia Prastini alias Jule ditangkap oleh kepolisian Polresta Bandara Soekarno-Hatta atas dugaan penyalahgunaan narkoba golongan II. Tes urine yang dilakukan terhadap Jule menunjukkan hasil positif mengandung zat etomidate, zat terlarang yang ditemukan dalam cairan rokok elektrik yang dikonsumsinya.
Kronologi Penangkapan
<pKasus ini bermula dari penyelidikan dan pembuntutan yang dilakukan oleh satuan narkoba Polresta Bandara Soekarno-Hatta di kawasan Bandara Soekarno-Hatta hingga ke Jakarta. Polisi awalnya menangkap dua wanita berinisial RR dan RN di sebuah apartemen di Jakarta Barat. Dari kedua wanita tersebut ditemukan 27 cartridge vape yang mengandung etomidate.
Setelah mengusut transaksi dan bukti pengiriman, penyidik mengembangkan penyelidikan ke kediaman Jule di sebuah apartemen di Jakarta Selatan. Di sana ditemukan empat cartridge vape, tiga di antaranya sudah habis pakai dan satu masih penuh berisi etomidate.
Proses Penangkapan dan Pemeriksaan
Pada saat penangkapan, Jule berada di dalam apartemen bersama dua orang temannya. Namun, kedua temannya tersebut dinyatakan negatif dalam tes urine dan tidak terbukti terlibat dalam penyalahgunaan narkoba.
Polisi memastikan Jule aktif mengonsumsi zat etomidate berdasarkan hasil tes urine yang positif.
Pengembangan Kasus dan Penangkapan Pemasok
Polresta Bandara Soekarno-Hatta tidak berhenti pada penangkapan Jule. Mereka terus mengembangkan kasus hingga berhasil menangkap seorang warga negara asing asal China berinisial XC, yang diduga sebagai pemasok utama. Dari penangkapan XC, ditemukan 71 cartridge vape berisi etomidate dengan model yang sama.
Status Hukum dan Rehabilitasi
Kasus dugaan penyalahgunaan narkoba yang menjerat Jule berakhir dengan penerapan restorative justice. Sebagai bagian dari proses hukum, Jule akan menjalani rehabilitasi untuk pemulihan dari penyalahgunaan zat terlarang tersebut.
Konsekuensi dan Implikasi
Penangkapan Jule menyoroti pentingnya pengawasan terhadap peredaran narkoba, termasuk jenis-jenis baru yang dikemas dalam produk vape. Kasus ini juga menjadi pengingat bagi publik, terutama kalangan muda dan selebriti, akan risiko penyalahgunaan narkoba dan konsekuensi hukum yang menyertainya.
Kepolisian terus berupaya membongkar jaringan peredaran narkoba serta melakukan penindakan tegas untuk menjaga keamanan dan kesehatan masyarakat.














