Media Kampung – Hapoel Be’er Sheva berhasil mengalahkan Red Star Belgrade dengan skor tipis 1-0 pada pertandingan leg pertama babak ketiga kualifikasi Liga Champions musim 2026-2027 yang berlangsung di Haladás Sportkomplexum, Szombathely, Hungaria, Selasa malam.

Gol tunggal pertandingan dicetak oleh Zahi Ahmed pada menit ke-38 melalui tendangan kaki kanan dari tengah kotak penalti yang mengubah skor menjadi 1-0 untuk keunggulan Hapoel Be’er Sheva hingga babak pertama berakhir. Red Star Belgrade harus bermain dengan tekanan setelah kehilangan kesempatan mencetak gol di pertandingan ini.

Baca juga:

Hapoel Be’er Sheva yang menjadi tuan rumah secara teknis karena larangan UEFA terhadap pertandingan di Israel akibat situasi geopolitik yang tidak stabil, memanfaatkan kondisi netral di Hungaria dengan baik. Meski demikian, mereka datang sebagai underdog setelah lolos dengan perjuangan ketat melawan Vikingur Reykjavik.

Di sisi lain, Red Star Belgrade yang mengawali musim dengan performa bagus di liga domestik dan mengalahkan Larne dengan agregat 9-0 di babak sebelumnya, gagal memaksimalkan peluang di laga ini. Tim asuhan Dejan Stankovic ini juga harus menghadapi sejumlah kartu kuning dan kartu merah yang memengaruhi permainan mereka, termasuk dua kartu kuning untuk bek M. Baltaxa dari Hapoel dan beberapa kartu kuning bagi pemain Red Star.

Susunan pemain awal Hapoel Be’er Sheva menggunakan formasi 4-3-3, dengan Marciano sebagai kiper dan lini depan yang diperkuat oleh East, Zlatanovic, dan Ahmed. Sedangkan Red Star menerapkan formasi 4-3-2-1 dengan Matheus di bawah mistar dan Arnautovic sebagai striker utama.

Baca juga:

Partai leg kedua akan menjadi penentu nasib kedua tim dalam upaya mencapai babak grup Liga Champions yang akan dimulai pada 8 September 2026. Kemenangan Hapoel Be’er Sheva di pertandingan ini memberikan mereka modal penting, sekaligus memperlihatkan potensi kejutan di kompetisi musim ini.

Situasi ini juga menambah drama kualifikasi yang semakin ketat dengan tujuh tiket tersisa untuk mengisi babak grup Liga Champions musim 2026-2027. Red Star Belgrade harus memperbaiki performa jika ingin melanjutkan perjuangan mereka di panggung Eropa.

Perlu dicatat, pertandingan tidak berlangsung di Israel karena alasan keamanan, sehingga Hapoel Be’er Sheva kehilangan keuntungan bermain di kandang sendiri. Ini menjadi faktor penting yang dapat memengaruhi strategi kedua tim pada leg kedua nanti.

Baca juga:

Dengan hasil ini, para penggemar sepak bola dapat menantikan pertandingan leg kedua yang penuh tensi dan kemungkinan perubahan hasil yang dramatis dalam perebutan tiket ke fase utama Liga Champions.