Media KampungTimnas Indonesia menghadapi Singapura dalam laga penentuan Grup A Piala AFF 2026 yang berlangsung di Stadion Jalan Besar, Singapura, Jumat (7/8). Pertandingan ini menjadi momen krusial untuk menentukan tim yang lolos ke babak semifinal.

Sejak pertemuan pertama pada Piala Merdeka 1958, kedua tim telah bertemu sebanyak 59 kali di berbagai ajang. Indonesia unggul dengan 30 kemenangan, sementara Singapura meraih 19 kemenangan, dan 10 laga lainnya berakhir imbang. Khusus di Piala AFF, kedua tim sudah bertemu 11 kali. Singapura mendominasi dengan lima kemenangan, Indonesia tiga kali menang, dan tiga pertandingan berakhir seri.

Baca juga:

Indonesia pertama kali mengalahkan Singapura di Piala AFF pada 2012 lewat gol Andik Vermansyah, meski Singapura akhirnya keluar sebagai juara. Setelah itu, Indonesia mulai menunjukkan performa lebih baik dengan meraih dua kemenangan dan satu hasil imbang dalam empat pertemuan berikutnya. Kemenangan terakhir Indonesia atas Singapura adalah di semifinal leg kedua Piala AFF 2020 dengan skor 4-2.

Pelatih Timnas Indonesia, John Herdman, menilai laga melawan Singapura sebagai ujian mental bagi skuad Garuda. Herdman mengakui kekuatan dan organisasi tim Singapura yang bermain di kandang sendiri, namun optimistis Indonesia akan bangkit dari kekalahan sebelumnya dan memberikan perlawanan sengit.

Baca juga:

Dalam turnamen Piala AFF 2026, Indonesia mengalami satu kekalahan, yaitu saat menjamu Vietnam dengan skor 0-3. Oleh karena itu, pertandingan melawan Singapura menjadi laga hidup dan mati yang menentukan peluang Indonesia melaju ke semifinal.

Singapura, yang belum terkalahkan di grup, tentu ingin memanfaatkan keuntungan bermain di kandang untuk meraih hasil maksimal. Sementara itu, Indonesia mengandalkan pemain inti yang konsisten untuk meraih tiga poin penting demi menjaga peluang lolos.

Baca juga:

Sejarah dan persaingan sengit antara kedua tim menjadikan duel ini sangat dinantikan oleh para penggemar sepak bola di Asia Tenggara. Hasil pertandingan ini tidak hanya menentukan kelolosan, tetapi juga menjadi tolok ukur kesiapan mental dan kualitas tim dalam menghadapi kompetisi tingkat tinggi.