Media KampungAnthony Gordon menjadi sorotan utama setelah direkrut oleh FC Barcelona pada musim panas 2026 dengan nilai transfer mencapai 80 juta euro. Winger kiri berusia 25 tahun ini langsung menunjukkan kemampuannya dengan mencatatkan 4 asis dan 115 operan sukses dalam 6 pertandingan LaLiga musim 2026/2027 hingga September 2026.

Kehadiran pemain Inggris di Barcelona memang jarang terjadi, namun beberapa nama seperti Marcus Rashford, Gary Lineker, Harold Stamper, dan Jack Alderson pernah mencatatkan sejarah bersama klub Catalan tersebut. Marcus Rashford, yang dipinjam dari Manchester United pada musim 2025/2026, berhasil mencetak 14 gol dan 15 asis dalam 49 pertandingan serta membantu Barcelona meraih gelar LaLiga dan Piala Super Spanyol.

Baca juga:

Gary Lineker, legenda sepak bola Inggris, pernah memperkuat Barcelona pada era 1986-1989 dengan 51 gol dari 138 pertandingan. Sementara Harold Stamper dan Jack Alderson merupakan pemain Inggris pertama yang pernah bergabung dengan Barcelona pada awal abad ke-20, walaupun dampak mereka di klub tidak sebesar para pemain modern.

Anthony Gordon, yang dikenal memiliki kecepatan dan kemampuan eksploitasi sayap yang baik, masih harus menghadapi tantangan adaptasi di LaLiga. Meskipun awal kariernya di Barcelona menjanjikan, media Spanyol mengkritik performanya setelah beberapa pertandingan terakhir, terutama karena ia belum mencetak gol dan kehilangan beberapa peluang penting.

Baca juga:

Dalam wawancara, Gordon menekankan bahwa kecerdasannya di lapangan merupakan atribut yang sering diremehkan. Dia mengaku sempat mengejutkan pelatih lama di Newcastle United, Eddie Howe, karena kemampuan membaca permainan dan kualitas dengan bola yang tidak selalu terlihat oleh banyak orang. Gordon juga menyatakan bahwa adaptasinya ke Barcelona dibantu oleh kemampuannya mengambil keputusan secara cepat di lapangan, sebuah kebutuhan dalam taktik Hansi Flick yang menuntut disiplin tinggi.

Selain performa di lapangan, Gordon juga berbagi pandangannya tentang generasinya yang lebih muda. Ia merasa lebih cocok dengan nilai-nilai dan gaya hidup era 1990-an, berbeda dengan obsesi media sosial dan materialisme yang kini marak di kalangan pemain muda. Ia bahkan berkeinginan membuka klub membaca di Barcelona untuk berbagi minatnya di luar sepak bola.

Baca juga:

Secara keseluruhan, Anthony Gordon merupakan bagian dari sejarah panjang keberadaan pemain Inggris di Barcelona, dimana setiap era menghadirkan tantangan dan kontribusi berbeda. Meski mendapat kritik, Gordon tetap menjadi bagian penting dalam proyek ambisius Barcelona yang dipimpin Hansi Flick untuk kembali meraih kejayaan di kompetisi domestik dan Eropa.