Media Kampung – Stok darah di Unit Transfusi Darah (UTD) PMI Kabupaten Kediri tercatat sebanyak 484 kantong per Jumat, 26 Juni 2026. Dari jumlah tersebut, golongan darah B menjadi yang terbanyak dengan 191 kantong, disusul golongan O sebanyak 183 kantong, golongan A sebanyak 72 kantong, dan golongan AB sebanyak 38 kantong.
Kebutuhan Darah Tinggi, Pasien Penyakit Dalam Mendominasi
Staf Unit Donor Darah PMI Kabupaten Kediri, Yongki Frida Efendi, mengungkapkan kebutuhan darah rata-rata mencapai 1.500 kantong per bulan. Permintaan terbanyak berasal dari pasien penyakit dalam dan pasien yang menjalani cuci darah (hemodialisis). “Selain pasien cuci darah, kebutuhan transfusi juga berasal dari pasien penyakit dalam yang memerlukan transfusi secara berkala,” ujarnya.
Selain itu, darah juga dibutuhkan untuk pasien thalasemia, ibu melahirkan, serta kondisi medis tertentu. Golongan darah AB menjadi yang paling sedikit tersedia, sejalan dengan permintaan yang juga relatif rendah. “Hal itu juga sesuai dengan permintaan pasien, untuk golongan darah AB yang juga relatif sedikit jika dibandingkan golongan darah lainnya,” jelas Yongki.
Imbauan Donor Darah Rutin
PMI Kabupaten Kediri mengimbau masyarakat untuk terus berpartisipasi dalam kegiatan donor darah secara rutin. Hal ini penting untuk menjaga ketersediaan stok, terutama bagi golongan darah yang jumlahnya terbatas. Kesinambungan stok sangat bergantung pada partisipasi aktif para pendonor mengingat kebutuhan darah yang cukup tinggi di wilayah tersebut.
Artikel ini dipublikasikan oleh Media Kampung.





Tinggalkan Balasan