Media Kampung – Polri kembali melakukan rotasi dan mutasi jabatan besar-besaran. Sebanyak 1.121 personel perwira tinggi (Pati) dan perwira menengah (Pamen) dimutasi berdasarkan tujuh Surat Telegram (ST) yang diterbitkan pada 25 Juni 2026. Kepala Biro Penerangan Masyarakat Divhumas Polri Brigjen Pol Trunoyudo Wisnu Andiko mengatakan mutasi ini merupakan bagian dari dinamika organisasi untuk penyegaran dan pembinaan karier.

Dari total 1.121 personel, 748 di antaranya mendapat promosi atau perpindahan jabatan setara. Sejumlah posisi strategis ikut berganti, termasuk jabatan Kepala Pusat Penelitian dan Pengembangan (Kapuslitbang) Polri yang kini diisi Brigjen Pol Didi Hayamansyah. Selain itu, ada pergantian dua Kapolda: Kapolda Aceh dijabat Brigjen Pol Rudi Setiawan, dan Kapolda Papua Barat Daya dipercayakan kepada Brigjen Pol Yulius Audie Sonny Latuheru.

Mutasi juga mencakup pergantian tiga Wakapolda, yakni Wakapolda Banten, Wakapolda Maluku, dan Wakapolda Papua Barat Daya. Pada level kewilayahan, Polri melakukan promosi terhadap 190 jabatan Kapolres, Kapolresta, Kapolrestabes, dan Kapolres Metro.

Dalam mutasi kali ini, Polri juga membentuk satu Polresta baru di kawasan Ibu Kota Nusantara (IKN), empat Polres Tipe D baru, serta menaikkan status delapan Polres Tipe D menjadi Polresta. Empat Polres Tipe D baru berada di Padang Lawas Utara, Sumba Tengah, Konawe Kepulauan, dan Banggai Laut. Sementara delapan Polres yang naik status menjadi Polresta berada di Karawang, Batang, Klaten, Tuban, Sumenep, Gowa, Banggai, dan Lombok Tengah.

Di sisi lain, Polri juga memberi promosi kepada 45 polisi wanita (Polwan). Sebanyak 17 di antaranya dipromosikan menjadi Kapolres setingkat IIIA2. Trunoyudo menegaskan peningkatan peran Polwan dalam jabatan strategis menunjukkan komitmen Polri terhadap pengembangan sumber daya manusia yang profesional, berintegritas, dan berbasis kompetensi tanpa membedakan gender.

Selain rotasi dan promosi, mutasi ini juga mencakup pengukuhan jabatan terhadap delapan personel, penempatan jabatan bagi 68 lulusan Dikbangti dan S3 STIK, serta pemberangkatan 37 personel untuk mengikuti pendidikan pengembangan tahun anggaran 2026. Trunoyudo berharap seluruh personel yang mendapatkan amanah baru dapat segera beradaptasi, meningkatkan kinerja, dan memberikan kontribusi terbaik bagi organisasi serta masyarakat.

Artikel ini dipublikasikan oleh Media Kampung.