Media Kampung – Pelarian panjang Taufik Hidayat berakhir di kursi belakang mobil polisi dengan pergelangan tangan terikat kabel ties kuning. Taufik, buronan paling dicari atas kasus penganiayaan sadis terhadap YTR (29), diringkus di kawasan Majalaya, Kabupaten Bandung, Selasa malam. Saat ditangkap, ia tampak tertunduk lesu dengan perubahan fisik mencolok: potongan rambut pendek dengan aksen tipis di samping, sangat berbeda dari foto DPO sebelumnya.
Perubahan Fisik dan Penangkapan
Foto terbaru yang diperoleh menunjukkan Taufik kini berambut pangkas pendek, berbeda jauh dari foto buronan yang dirilis kepolisian. Ia mengenakan hoodie gelap dan celana abu-abu saat diringkus. Polisi langsung menggiringnya ke Mapolda Jawa Barat untuk pemeriksaan mendalam. Kabid Humas Polda Jabar, Kombes Hendra Rochmawan, menyatakan detail kasus akan segera dipaparkan.
Kronologi Kasus Penganiayaan dan Penyekapan
Kasus ini terkuak setelah keluarga YTR menerima pesan misterius via WhatsApp dari orang tak dikenal yang mengabarkan keberadaan YTR di IGD RSHS Bandung dalam kondisi mengenaskan. YTR sempat hilang tanpa kabar selama sekitar tiga tahun akibat disekap pelaku. Selama masa penyekapan, Taufik melakukan penganiayaan berulang menggunakan hantaman tangan kosong, pukulan benda tumpul, hingga sabetan senjata tajam.
Dampak Fisik dan Kerugian
YTR mengalami luka berat di kepala, wajah, kaki, serta luka ringan di tangan. Akibat penganiayaan, ia menderita bibir sumbing, kesulitan berbicara, kebutaan total pada kedua mata, dan kehilangan kemampuan berjalan normal. Selain itu, Taufik juga menggasak sejumlah barang berharga milik YTR selama penyekapan.
Proses Hukum
Polda Jabar kini menyusun berkas tuntutan untuk menjerat Taufik dengan pasal berlapis atas tindakan penganiayaan berat berencana. Seluruh detail kasus akan segera dibuka secara transparan.
Artikel ini dipublikasikan oleh Media Kampung.





Tinggalkan Balasan