Media Kampung – Seorang pria berinisial ZR (59) ditemukan tewas gantung diri di Tempat Pemakaman Umum (TPU) Warakas, Kelurahan Cimuncang, Kecamatan Serang, Kota Serang, pada Selasa (16/6/2026) dini hari. Peristiwa ini pertama kali diketahui oleh seorang saksi bernama SO (57) yang hendak menuju masjid untuk salat Subuh sekitar pukul 04.30 WIB.

Saksi melihat korban dalam posisi tergantung di kawasan TPU Warakas dan segera melaporkannya kepada Bhabinkamtibmas Kelurahan Cimuncang. Kapolsek Serang, AKP Zaeni Aji Bakhtiar, membenarkan penemuan tersebut dan menyatakan bahwa pihaknya langsung menuju lokasi untuk mengamankan tempat kejadian perkara (TKP) serta mengantisipasi kerumunan warga.

Dalam proses penyelidikan awal, petugas menemukan sebuah surat yang diduga ditulis korban sebelum mengakhiri hidupnya. Surat tersebut berisi permintaan maaf kepada anaknya berinisial IA karena korban merasa tidak mampu lagi menahan sakit fisik yang dideritanya. Selain itu, korban menitipkan pesan kepada anaknya agar dapat menjalani kehidupan secara mandiri dan tetap berbuat baik.

Polisi kemudian melakukan olah TKP bersama unit terkait untuk mengumpulkan keterangan dan barang bukti. Proses evakuasi melibatkan Tim Forensik Rumah Sakit Bhayangkara Polda Banten serta Unit Identifikasi Satreskrim Polresta Serang Kota. Jenazah korban dibawa ke RS Bhayangkara Polda Banten untuk menjalani pemeriksaan forensik guna mengetahui penyebab pasti kematian.

Kapolsek Zaeni memastikan penanganan telah dilakukan sesuai prosedur. Saat ini penyidik masih menunggu hasil pemeriksaan forensik sebagai bagian dari proses penyelidikan. “Kami telah melakukan pengamanan lokasi, olah TKP, serta berkoordinasi dengan tim forensik dan identifikasi. Selanjutnya menunggu hasil pemeriksaan untuk mengetahui secara pasti penyebab kematian korban,” pungkasnya.

Artikel ini dipublikasikan oleh Media Kampung.