Media Kampung – Kisah cinta berujung maut di Ogan Ilir, Sumatera Selatan, terungkap setelah polisi menangkap remaja berinisial S (18) yang tega meracuni kekasihnya sendiri, YU (29), yang sedang hamil. Peristiwa tragis ini bermula dari hubungan asmara antara keduanya yang berstatus pacaran.

Kasat Reskrim Polres Ogan Ilir AKP Muklis mengonfirmasi bahwa korban dan pelaku memiliki hubungan asmara. “Posisinya perempuan ini (korban) pacaran sama pelaku. Iya, (keduanya) ada hubungan asmara,” ujarnya saat dikonfirmasi, Jumat (12/6/2026).

Pelaku berhasil diamankan kurang dari 1×24 jam setelah kejadian. Ia ditangkap di Desa Jiwa Baru, Kecamatan Lubai, Kabupaten Muara Enim, pada Kamis (11/6/2026) malam. Sebelumnya, korban ditemukan tewas tergantung di kawasan kebun karet dekat areal PT BSP, Desa Tanjung Miring, Kecamatan Rambang Kuang, Kabupaten Ogan Ilir, pada Kamis pagi.

Hasil penyelidikan mengungkap bahwa korban tewas bukan karena gantung diri, melainkan diracun terlebih dahulu. Pelaku telah merencanakan aksi tersebut dengan mencampur racun rumput ke dalam minuman korban. Setelah korban lemas, pelaku kemudian menggantungnya di pohon di kebun karet untuk menutupi pembunuhan, lalu melarikan diri.

Polisi masih mendalami motif pelaku yang nekat menghabisi nyawa pacarnya sendiri secara tragis. “(Motif) ini masih pendalaman,” kata AKP Muklis. Hingga saat ini, belum ada keterangan resmi mengenai usia kehamilan korban atau apakah pelaku mengetahui kehamilan tersebut.

Artikel ini dipublikasikan oleh Media Kampung.