Media Kampung – Akses pemantauan CCTV publik di kawasan Bundaran Hotel Indonesia (HI) dilaporkan mengalami gangguan saat ribuan mahasiswa menggelar aksi demonstrasi pada Jumat, 12 Juni 2026. Seluruh feed kamera tidak dapat diakses atau dalam kondisi offline melalui platform lewatmana.com. Hal ini membuat masyarakat kesulitan memantau situasi lalu lintas dan pergerakan massa secara real-time dari titik paling strategis di Jakarta tersebut.
Aksi unjuk rasa yang dimotori oleh BEM Universitas Indonesia (UI) bersama elemen masyarakat sipil ini bertajuk “Menuju Indonesia Bangkrut”. Pusat demonstrasi berada di kawasan Bundaran HI dan Jalan Jenderal Sudirman-Thamrin. Hingga berita ini ditulis, belum ada keterangan resmi dari pihak pengelola terkait penyebab matinya akses CCTV di kawasan tersebut.
Sejumlah kemungkinan penyebab gangguan akses CCTV antara lain gangguan teknis, pemeliharaan sistem, hingga lonjakan trafik akses publik. Namun, belum ada konfirmasi resmi mengenai faktor pastinya.
Dalam demonstrasi kali ini, terdapat lima tuntutan utama yang disuarakan oleh para mahasiswa. Tuntutan tersebut meliputi menghentikan pemborosan APBN, menurunkan harga kebutuhan pokok dan BBM, menghentikan program Makan Bergizi Gratis (MBG) serta pembangunan Koperasi Desa Merah Putih, menolak militerisme di ranah sipil, dan mendesak Presiden Prabowo Subianto untuk mengakui kesalahan pemerintah.
Gangguan akses CCTV ini menambah kekhawatiran publik akan transparansi dan keamanan selama berlangsungnya aksi unjuk rasa. Masyarakat berharap pihak berwenang segera memberikan penjelasan dan memulihkan akses CCTV agar situasi dapat terpantau dengan baik.
Artikel ini dipublikasikan oleh Media Kampung.





Tinggalkan Balasan