Media Kampung – Badan Gizi Nasional (BGN) memastikan bahwa proses pendaftaran titik Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) dilakukan secara resmi dan tanpa biaya. Pernyataan ini muncul seiring dengan adanya laporan dugaan praktik penipuan dan jual beli titik SPPG ilegal di beberapa wilayah di Indonesia.

Wakil Kepala BGN, Sony Sonjaya, mengungkapkan bahwa sejumlah laporan terkait penipuan tersebut sudah ditangani oleh aparat kepolisian di beberapa daerah, antara lain Polda Jawa Barat, Polresta Barelang, dan Polres Lombok Timur. Menurutnya, jumlah korban yang melapor terus bertambah sehingga koordinasi dengan Satgas Makan Bergizi Gratis (MBG) Polri semakin diperkuat.

Modus yang digunakan para pelaku penipuan biasanya melibatkan klaim sebagai pejabat BGN atau mengaku memiliki hubungan dekat dengan pejabat BGN. Mereka menawarkan jasa untuk memperoleh titik SPPG dengan meminta sejumlah uang kepada calon mitra. Sony menegaskan bahwa BGN tidak bekerja sama dengan pihak manapun dalam proses pendaftaran titik SPPG dan masyarakat harus waspada terhadap siapa saja yang mengaku dapat membantu pengurusan dengan imbalan uang.

Dalam kesempatan yang sama, Kasatgas MBG Polri Irjen Pol. Nurworo Danang menyatakan dukungan penuh dari Polri terhadap penegakan hukum bagi pihak-pihak yang menyalahgunakan program Makan Bergizi Gratis. Ia juga mengimbau masyarakat untuk segera melaporkan jika menemukan indikasi praktik ilegal jual beli titik SPPG guna mencegah bertambahnya korban penipuan.

Langkah koordinasi antara BGN dan Satgas MBG Polri diharapkan dapat mempercepat proses penanganan laporan dan pengungkapan kasus-kasus tersebut di tingkat daerah. Penanganan ini menjadi penting agar program Makan Bergizi Gratis dapat berjalan sesuai tujuan tanpa dimanfaatkan untuk kepentingan pribadi oleh oknum-oknum yang tidak bertanggung jawab.

Dengan adanya penegasan bahwa pendaftaran titik SPPG gratis dan resmi, masyarakat diharapkan lebih berhati-hati dan tidak mudah percaya terhadap tawaran yang mencurigakan terkait program ini. BGN dan Polri terus berupaya menjaga integritas program demi menjamin pelayanan gizi yang tepat sasaran dan bermanfaat bagi masyarakat luas.

Artikel ini dipublikasikan oleh Media Kampung.