Media Kampung – Insiden lemparan flare kembali terjadi dalam pertandingan sepak bola Indonesia, kali ini menimpa seorang broadcaster yang bertugas saat laga antara Bali United melawan Bhayangkara FC. Kejadian tersebut terungkap melalui video yang diunggah di media sosial pada Senin, 18 Mei 2026, dan langsung menjadi viral di berbagai platform.

Video yang beredar menunjukkan layar monitor di ruang kontrol siaran yang tiba-tiba terganggu akibat lemparan flare dari oknum suporter. Momen ini diabadikan oleh akun @soma_dani dan rahman.rebrian di Instagram, memperlihatkan betapa bahaya yang dihadapi oleh para pekerja media di lapangan saat mengawal jalannya pertandingan.

Kejadian tersebut menimbulkan keprihatinan luas karena flare yang dilemparkan tidak hanya berpotensi membahayakan keselamatan pemain dan penonton, tetapi juga tim siaran yang berada di area teknis stadion. Insiden ini kembali menyoroti pentingnya pengawasan ketat dan penindakan tegas terhadap perilaku suporter yang tidak bertanggung jawab.

Dalam beberapa tahun terakhir, kasus serupa memang kerap muncul di sejumlah pertandingan sepak bola nasional, mengganggu kelancaran siaran dan mengancam keamanan petugas. Namun, sampai saat ini belum ada langkah yang cukup efektif untuk mencegah terulangnya insiden serupa.

Belum ada pernyataan resmi dari pihak penyelenggara pertandingan atau aparat keamanan terkait insiden ini. Namun, publik berharap agar kasus ini dapat menjadi perhatian serius agar sektor penyiaran dan seluruh elemen pertandingan dapat bekerja dengan aman dan nyaman.

Peristiwa ini juga menjadi pengingat bagi seluruh suporter untuk menjaga sportivitas dan tidak melakukan tindakan yang membahayakan orang lain, termasuk petugas media yang berperan penting dalam menghadirkan pertandingan ke publik.

Artikel ini dipublikasikan oleh Media Kampung.