Media Kampung, Sibolga – Kementerian Kesehatan terus memperkuat layanan kesehatan dasar melalui Transformasi Layanan Kesehatan Primer atau Program SEHAT. Program ini menempatkan puskesmas sebagai garda terdepan dalam memberikan pelayanan promotif, preventif, kuratif, hingga rehabilitatif.
Puskesmas sebagai Pusat Layanan Kesehatan Menyeluruh
Transformasi Layanan Kesehatan Primer bertujuan menghadirkan layanan kesehatan yang mudah diakses, berkualitas, dan berorientasi pada upaya promotif serta preventif. Dengan pendekatan siklus hidup, program ini memberikan perhatian khusus pada kesehatan ibu hamil, bayi, balita, anak, remaja, dewasa, hingga lansia.
Masyarakat didorong untuk rutin memanfaatkan layanan seperti pemeriksaan kesehatan berkala, imunisasi lengkap, pemantauan tumbuh kembang anak, deteksi dini penyakit tidak menular, serta edukasi pola hidup bersih dan sehat.
Pernyataan Plt. Kadinkes Sibolga
Sri Wahyuni, Pelaksana Tugas Kepala Dinas Kesehatan Kota Sibolga, menyatakan bahwa Transformasi Layanan Kesehatan Primer merupakan langkah strategis dalam meningkatkan mutu pelayanan. Menurutnya, puskesmas tidak hanya berfungsi mengobati penyakit, tetapi juga menjadi pusat edukasi, pencegahan, dan pendampingan kesehatan.
“Melalui Transformasi Layanan Kesehatan Primer, kami ingin memastikan setiap masyarakat memperoleh pelayanan kesehatan yang mudah dijangkau, bermutu, dan berkesinambungan. Peran puskesmas sangat penting dalam mendukung upaya promotif dan preventif agar masyarakat tetap sehat serta penyakit dapat dideteksi sejak dini,” kata Sri Wahyuni saat program Indonesia Sehat, Senin, 20 Juli 2026.
Penguatan Kompetensi Tenaga Kesehatan dan Jejaring Pelayanan
Pemerintah juga meningkatkan kompetensi tenaga kesehatan melalui pelatihan dan pemanfaatan teknologi digital. Penguatan jejaring pelayanan hingga tingkat desa dan kelurahan diharapkan mempercepat akses masyarakat terhadap layanan kesehatan berkualitas.
Sri Wahyuni menambahkan bahwa keberhasilan Program SEHAT membutuhkan dukungan seluruh elemen masyarakat untuk memanfaatkan layanan kesehatan secara rutin. Ia berharap peningkatan pemeriksaan kesehatan berkala, imunisasi, deteksi dini penyakit, dan upaya pencegahan stunting dapat mewujudkan masyarakat yang sehat, produktif, serta mendukung terwujudnya Indonesia Emas 2045.















Tinggalkan Balasan