Media Kampung – Dalam upaya mewujudkan visi besar Bupati Tabalong melalui program prioritas Tabalong Pasti Sehat, Kadinkes Tabalong Sukses Kesehatan Itu Mencegah, Bukan Mengobati menjadi moto yang digariskan oleh Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Tabalong, H. Baihaqi. Ia menegaskan bahwa keberhasilan sektor kesehatan tidak lagi diukur dari jumlah obat yang terpakai, melainkan dari kemampuan masyarakat untuk mencegah penyakit secara mandiri.

Visi dan Strategi Baru

H. Baihaqi mengungkapkan bahwa perubahan paradigma ini menuntut pergeseran pola pikir warga Tabalong. Menurutnya, empat pilar utama dalam layanan kesehatan—promotif, preventif, kuratif, dan rehabilitatif—harus diimbangi dengan penekanan kuat pada promosi dan pencegahan. Ia berharap kunjungan ke puskesmas atau rumah sakit lebih sering untuk konsultasi kesehatan, bukan sekadar mencari pengobatan.

Penanganan DBD Berbasis Pencegahan

Salah satu contoh konkret yang diangkat adalah penanganan kasus Demam Berdarah Dengue (DBD). Selama ini, masyarakat cenderung meminta fogging segera setelah ada kasus terkonfirmasi. H. Baihaqi menolak pendekatan reaktif tersebut, menyatakan bahwa Kadinkes Tabalong Sukses Kesehatan Itu Mencegah, Bukan Mengobati harus dimulai dari pemberdayaan tenaga kesehatan lingkungan (kesling) dan edukasi intensif. Upaya utama meliputi:

  • Pembersihan lingkungan secara rutin untuk menghilangkan sarang nyamuk.
  • Penyuluhan tentang cara menutup wadah air yang dapat menjadi tempat berkembang biak Aedes aegypti.
  • Pelatihan kesling dalam deteksi dini dan pelaporan kasus.

Dengan strategi ini, diharapkan angka kasus DBD dapat ditekan secara signifikan tanpa bergantung pada fogging berulang.

Pembenahan Internal Dinas Kesehatan

Untuk menggerakkan agenda pencegahan, H. Baihaqi melakukan pembenahan struktural di dalam Dinas Kesehatan. Ia menyamakan persepsi seluruh tenaga kesehatan dan pegawai agar memiliki tujuan yang selaras. Pemetaan lapangan menjadi alat utama untuk menentukan prioritas pembangunan fasilitas, baik di puskesmas maupun rumah sakit daerah. Masukan masyarakat terkait kebersihan dan kualitas pelayanan personal juga menjadi bahan evaluasi dalam rapat khusus bersama manajemen rumah sakit.

Harapan dan Langkah Kedepan

Komitmen Kadinkes Tabalong Sukses Kesehatan Itu Mencegah, Bukan Mengobati tidak berhenti pada kebijakan tertulis. Pemerintah Kabupaten berencana menggelar program edukasi masif melalui media lokal, posyandu, dan kegiatan komunitas. Target jangka menengah adalah terciptanya masyarakat yang secara proaktif menjaga kebersihan lingkungan, mengelola sampah, serta melakukan pemeriksaan kesehatan rutin.

Selain itu, Dinas Kesehatan berupaya memperkuat koordinasi dengan lembaga lain, termasuk Dinas Pendidikan dan Kelautan, untuk menyisipkan materi kesehatan ke dalam kurikulum sekolah dan program desa. Pendekatan lintas sektoral diharapkan memperluas jangkauan pesan pencegahan hingga ke pelosok Kabupaten Tabalong.

Secara keseluruhan, langkah-langkah tersebut mencerminkan tekad kuat Kadinkes Tabalong dalam menegakkan prinsip bahwa kesehatan yang sejati adalah kesehatan yang dapat dipertahankan melalui pencegahan, bukan sekadar pengobatan. Jika upaya ini terus dipertahankan, harapan Bupati Tabalong akan terwujud—sebuah Tabalong yang lebih sehat, produktif, dan sejahtera bagi semua warganya.

Artikel ini dipublikasikan oleh Media Kampung.