Media Kampung – Banyak orang tua merasa khawatir ketika bayinya sering gumoh setelah menyusu. Tidak sedikit yang langsung mengira kondisi tersebut sebagai tanda penyakit asam lambung atau GERD. Padahal, gumoh pada bayi belum tentu menandakan masalah kesehatan yang serius.

Anggota Unit Kerja Koordinasi Gastroenterohepatologi IDAI, Dr Sri Kesuma Astuti, Sp.A, Subsp.G.H(K), menekankan pentingnya memahami perbedaan antara refluks, gumoh, muntah, dan GERD pada bayi. Berikut penjelasannya.

Baca juga:

Apa Itu Refluks, Gumoh, dan GERD?

Refluks adalah kondisi ketika isi lambung mengalir kembali ke kerongkongan (esofagus) tanpa adanya usaha dari bayi untuk mengeluarkannya. Jika cairan tersebut naik hingga ke mulut dan keluar, kondisi ini disebut gumoh atau regurgitasi. Gumoh terjadi secara pasif, berbeda dengan muntah yang merupakan proses aktif saat tubuh berusaha mengeluarkan isi lambung.

GERD (Gastroesophageal Reflux Disease) adalah kondisi ketika refluks menimbulkan gejala yang mengganggu atau menyebabkan komplikasi. Jadi, tidak semua bayi yang gumoh mengalami GERD.

Mengapa Bayi Mudah Gumoh?

Menurut dr. Sri, sebagian besar kasus gumoh pada bayi bersifat normal atau fisiologis. Beberapa faktor yang menyebabkan bayi lebih mudah gumoh antara lain:

Baca juga:
  • Katup antara lambung dan kerongkongan belum matang. Fungsi katup yang belum sempurna membuat cairan lambung mudah naik kembali ke kerongkongan.
  • Makanan bayi berupa cairan. ASI dan susu formula lebih mudah naik dibanding makanan padat.
  • Kapasitas lambung dan kerongkongan masih kecil. Akibatnya, cairan yang naik lebih mudah mencapai mulut dan keluar sebagai gumoh.
  • Bayi lebih sering berbaring. Posisi ini mempermudah aliran balik isi lambung ke kerongkongan.

“Ketika cairan tadi masuk ke dalam esofagus, bayi mempunyai kapasitas kerongkongan yang masih terbatas. Sehingga ketika ada aliran balik dari lambung ke esofagus, itu mudah untuk dikeluarkan ke mulut,” jelas dr. Sri dalam webinar IDAI.

Kapan Harus Waspada?

Meskipun gumoh umumnya normal, orang tua perlu mewaspadai tanda-tanda GERD seperti sering muntah, rewel saat menyusu, berat badan sulit naik, atau bayi tampak kesakitan. Jika gejala tersebut muncul, segera konsultasikan dengan dokter.

Memahami perbedaan antara gumoh, refluks, dan GERD membantu orang tua mengambil langkah yang tepat tanpa panik berlebihan.

Baca juga:

Artikel ini dipublikasikan oleh Media Kampung.