Media Kampung – Presiden Amerika Serikat Donald Trump mengancam akan membiarkan Israel menghadapi Iran sendirian jika Perdana Menteri Benjamin Netanyahu kembali melancarkan aksi militer terhadap Teheran. Peringatan keras ini disampaikan Trump dalam wawancara dengan Media Kampung pada Senin, 10 Juni 2026.
Trump menilai Israel memberikan pemberitahuan yang sangat terlambat kepada Washington terkait serangan yang dilancarkan pada Minggu lalu. Serangan tersebut sempat berjalan, namun akhirnya dapat dibatasi setelah intervensi Amerika Serikat.
Menurut laporan Media Kampung, Trump menghubungi Netanyahu pada Minggu malam waktu setempat dan meminta agar tidak ada serangan lanjutan. Trump yakin kesepakatan dengan Iran dapat dicapai dalam beberapa hari ke depan sehingga tindakan militer tidak diperlukan.
Namun, sumber Israel yang mengetahui isi pembicaraan mengungkapkan bahwa Trump juga menyatakan akan memimpin langsung operasi militer terhadap Iran apabila negosiasi gagal. Meski demikian, Netanyahu pada Senin memberi tahu Gedung Putih bahwa Israel akan kembali menyerang jika dianggap perlu demi keamanan negaranya.
Sementara itu, Iran dan Israel pada Senin mengindikasikan penghentian sementara aksi saling serang setelah eskalasi yang terjadi sejak Minggu malam. Ketegangan ini merupakan yang paling serius sejak gencatan senjata April lalu, menunjukkan masih tingginya potensi konflik di Timur Tengah meskipun upaya diplomasi terus berlangsung.
Artikel ini dipublikasikan oleh Media Kampung.





Tinggalkan Balasan