Media Kampung – Perang yang dilancarkan Presiden Amerika Serikat Donald Trump terhadap Republik Islam Iran kini menjadi beban politik besar di dalam negeri AS. Negosiasi yang belum menemui titik terang dan perubahan target perang membuat publik Amerika mulai kehilangan kepercayaan terhadap strategi Trump.

Sejumlah survei terbaru yang dikutip Media Kampung menunjukkan mayoritas warga AS ingin konflik ini segera diakhiri. Warga Amerika sejak awal tidak yakin perang akan membawa hasil positif dan kecil kemungkinan Iran memberikan konsesi besar yang sepadan dengan biaya perang.

Data survei Fox News mengungkapkan hanya 39% pemilih terdaftar yang mendukung operasi militer berlangsung selama diperlukan, sementara 61% lebih memilih jangka waktu terbatas. Survei New York Times-Siena College juga menunjukkan 52% responden ingin operasi militer dihentikan meski tanpa kesepakatan nuklir dengan Iran.

Rendahnya kepercayaan publik tercermin dari hanya 22% yang percaya perang akan sangat berhasil menghancurkan program nuklir Iran, sementara 50% pesimis perang akan berhasil sama sekali. Survei Washington Post-ABC News menambahkan bahwa 65% warga AS tidak yakin kesepakatan damai akan menghentikan Iran mengembangkan senjata nuklir.

Kepercayaan terhadap kemampuan Trump menangani konflik ini juga menurun drastis. Hanya 20% warga AS yang percaya pada keputusan Trump terkait Iran, sedangkan 59% tidak atau sangat sedikit percaya.

Trump yang sebelumnya menuntut penyerahan tanpa syarat dari Iran kini mulai melunak dalam negosiasi. Pengamat menilai Trump gagal memiliki rencana realistis dan meyakinkan rakyat AS bahwa perang ini layak dijalankan. Standar kemenangan yang terlalu tinggi membuat konflik sulit diselesaikan tanpa memperburuk posisi politik Trump dan Partai Republik menjelang pemilu.

Mayoritas publik AS justru melihat perang ini memperburuk risiko terorisme, merusak hubungan internasional, dan menimbulkan ketidakstabilan di Timur Tengah. Survei menunjukkan warga AS menilai dampak negatif perang lebih besar dibandingkan manfaat yang mungkin diperoleh.

Situasi ini menandai bahwa politik perang Iran di bawah kepemimpinan Trump semakin sulit dan menimbulkan tekanan besar dari dalam negeri Amerika Serikat.

Artikel ini dipublikasikan oleh Media Kampung.