Media Kampung – Presiden Rusia Vladimir Putin dan Presiden Tiongkok Xi Jinping mengadakan pertemuan bilateral di Beijing pada Rabu pagi, 20 Mei 2026, sebagai bagian dari upaya mempererat hubungan kedua negara. Kunjungan Putin ke Beijing bertepatan dengan peringatan 25 tahun Perjanjian Persahabatan dan Kerja Sama Bertetangga Baik antara Rusia dan Tiongkok.
Putin tiba di ibu kota Tiongkok pada malam hari sebelumnya, Selasa, 19 Mei 2026, untuk kunjungan resmi selama dua hari atas undangan Xi Jinping. Kedatangan Putin disambut dengan upacara resmi yang menunjukkan pentingnya hubungan antara kedua negara. Delegasi yang mendampingi Putin terdiri dari pejabat senior Kremlin, menteri pemerintah, serta pimpinan perusahaan dan lembaga keuangan utama Rusia, termasuk utusan investasi Kirill Dmitriev, Gubernur Bank Sentral Elvira Nabiullina, dan kepala program luar angkasa Dmitry Bakanov.
Agenda pertemuan ini meliputi pembahasan berbagai bidang seperti perdagangan, energi, keamanan, investasi, kerja sama teknologi, dan isu global. Diperkirakan sekitar 40 dokumen bilateral akan ditandatangani selama kunjungan tersebut, termasuk pernyataan bersama yang menegaskan pendalaman hubungan strategis komprehensif antara Rusia dan Tiongkok.
Selain pembicaraan satu lawan satu, Putin dan Xi juga dijadwalkan menggelar pertemuan dalam format yang lebih luas. Selain aspek politik dan ekonomi, beberapa acara budaya juga akan diselenggarakan untuk menyoroti dimensi beragam dari hubungan kedua negara. Kunjungan ini berlangsung kurang dari seminggu setelah Konferensi Tingkat Tinggi Tiongkok-Amerika Serikat yang dihadiri oleh Presiden Donald Trump.
Sebelumnya, Putin mengirimkan pesan video kepada rakyat Tiongkok pada Pameran Tiongkok-Rusia ke-10 pada Minggu, 17 Mei 2026. Dalam pesan tersebut, ia memberikan apresiasi atas penyelenggaraan pameran yang dianggapnya sebagai platform penting untuk dialog langsung dan memperdalam kerja sama bilateral. Putin menyebutkan pameran kali ini menampilkan konten yang kaya dan berfokus pada bidang utama kerja sama, yang dapat membuka peluang baru bagi hubungan saling menguntungkan antara kedua negara.
Kunjungan Putin ini diharapkan menjadi momentum penting dalam memperkuat kemitraan strategis antara Rusia dan Tiongkok. Perkembangan hasil pertemuan dan dokumen yang ditandatangani akan menjadi fokus perhatian dalam beberapa hari mendatang.
Artikel ini dipublikasikan oleh Media Kampung.







Tinggalkan Balasan