Media Kampung – Duta Besar Palestina untuk Indonesia, Abdalfatah Alsattari, menegaskan bahwa dukungan global terhadap Palestina terus mengalami peningkatan. Hal ini disampaikan dalam peringatan Hari Nakba ke-78 yang digelar di Jakarta pada Senin, 18 Mei 2026.
Abdalfatah mengungkapkan bahwa perubahan sikap dunia terhadap Palestina semakin nyata, terutama di tengah konflik yang berkepanjangan di Gaza dan Tepi Barat. Ia menyoroti bagaimana masyarakat internasional, termasuk negara-negara Barat yang selama ini cenderung pro-Israel, kini mulai lebih terbuka terhadap penderitaan yang dialami warga Palestina.
“Jika dulu seseorang ingin menang dalam pemilihan, dia harus mendukung Israel. Sekarang, jika mendukung Israel, kemungkinan besar akan kalah,” ujar Abdalfatah. Ia menambahkan bahwa lebih dari 80 persen anggota Partai Demokrat dan sekitar 40 persen pendukung Partai Republik saat ini mendukung perjuangan Palestina.
Perubahan opini publik ini menjadi sumber optimisme bagi rakyat Palestina dalam menatap masa depan kemerdekaan negaranya. Meski menghadapi tekanan militer dan ancaman pengusiran dari tanah mereka, Abdalfatah menegaskan bahwa semangat perjuangan rakyat Palestina tetap kuat.
Abdalfatah juga menyoroti solidaritas internasional yang semakin menguat, terutama melalui aksi masyarakat sipil di berbagai negara yang mengirimkan bantuan kemanusiaan ke Gaza. Ia menyebut ada sekitar 60 kapal yang berlayar membawa bahan makanan untuk warga Palestina, meskipun menghadapi risiko ditahan oleh pihak Israel.
“Orang-orang di seluruh dunia merasa perlu melakukan sesuatu untuk Palestina, apa pun yang bisa mereka lakukan,” kata Abdalfatah. Ia menilai aksi-aksi tersebut menunjukkan kepedulian global yang semakin tinggi terhadap penderitaan warga Palestina.
Lebih lanjut, Abdalfatah mengkritik kebijakan Israel yang dianggap menerapkan diskriminasi sistematis terhadap warga Palestina di Tepi Barat. Ia menyinggung perbedaan perlakuan terhadap pemukim Israel dan penduduk Palestina, mulai dari akses jalan hingga pos pemeriksaan, yang menurutnya merupakan bentuk apartheid.
Abdalfatah menegaskan bahwa dunia kini sudah tidak perlu lagi diberi tahu tentang situasi yang terjadi di Palestina karena semua orang dapat menyaksikannya secara langsung melalui berbagai media.
Dukungan internasional yang kian meluas dan perubahan pandangan di negara-negara Barat menjadi tanda positif bagi perjuangan Palestina di tengah tantangan yang masih mereka hadapi. Perkembangan terakhir ini menunjukkan bahwa solidaritas global terhadap Palestina terus menguat di tengah konflik yang belum kunjung usai.
Artikel ini dipublikasikan oleh Media Kampung.







Tinggalkan Balasan