Media Kampung – Menteri Keuangan Amerika Serikat, Scott Bessent, menyatakan bahwa Tiongkok akan menggunakan pengaruhnya terhadap Iran untuk membantu membuka kembali Selat Hormuz. Pernyataan ini disampaikan Bessent dalam wawancara dengan CNBC pada Jumat, 15 Mei 2026.

Selat Hormuz merupakan jalur pelayaran strategis yang sangat penting bagi pasokan energi global. Bessent menjelaskan bahwa Tiongkok, sebagai importir minyak mentah terbesar di dunia, sangat berkepentingan agar jalur ini tetap terbuka. Sekitar 10 persen dari impor minyak Tiongkok berasal dari Iran, dan lebih dari separuh kebutuhan energi negara tersebut dipasok dari kawasan Timur Tengah.

Bessent menambahkan bahwa hampir seluruh ekspor minyak Iran diarahkan ke Tiongkok, sehingga Beijing memiliki alasan kuat untuk memastikan Selat Hormuz tidak diblokade. Pernyataan ini muncul di tengah ketegangan yang terjadi akibat klaim kendali Iran atas jalur tersebut dan rencana penerapan tarif bagi kapal yang melintas.

Dalam konteks ini, Presiden AS Donald Trump dan Presiden Tiongkok Xi Jinping mengadakan pertemuan selama dua hari di Beijing. Gedung Putih menyebutkan bahwa kedua pemimpin sepakat pentingnya menjaga Selat Hormuz tetap terbuka demi kelancaran arus energi global. Xi Jinping juga menolak adanya militerisasi di Selat Hormuz dan menentang kebijakan penarikan biaya atas penggunaan jalur laut tersebut.

Gangguan di Selat Hormuz memiliki dampak besar terhadap pasokan minyak dunia karena sebelum konflik terjadi, sekitar 20 persen minyak mentah global melewati jalur ini. Sementara itu, Amerika Serikat juga menerapkan blokade terhadap pelabuhan Iran sebagai upaya tekanan agar Teheran mencapai kesepakatan dalam konflik yang berlangsung.

Meski media pemerintah Tiongkok tidak secara eksplisit menyebutkan Selat Hormuz dalam laporan resmi terkait pertemuan Trump dan Xi, peran negara tersebut dalam menjaga kestabilan jalur pelayaran ini semakin menjadi sorotan. Upaya Tiongkok untuk membuka kembali Selat Hormuz menunjukkan dinamika baru dalam hubungan internasional terkait keamanan dan pasokan energi di kawasan Timur Tengah.

Artikel ini dipublikasikan oleh Media Kampung.