Media KampungArgentina baru saja meresmikan Pembangkit Listrik Tenaga Surya El Quemado yang berkapasitas 360 MW di provinsi Mendoza, menjadikannya fasilitas fotovoltaik terbesar di negara tersebut.

Proyek senilai 220 juta dolar ini terletak di wilayah Cuyo yang dikenal dengan sinar mataharinya yang melimpah. Awalnya dikembangkan oleh perusahaan utilitas lokal, Emesa, pembangunan fasilitas ini kemudian dilanjutkan oleh YPF Luz, yang berhasil mengoperasikan unit pertama sebesar 100 MW pada Desember tahun lalu.

Gubernur Mendoza, Alfredo Cornejo, bersama dengan Presiden YPF Horacio Marín, dan Kepala Staf Manuel Adorni, hadir dalam upacara peresmian yang menandai pencapaian penting dalam pengembangan energi terbarukan di Argentina.

El Quemado merupakan proyek pertama yang disetujui di bawah rezim insentif investasi besar Argentina, RIGI, yang memberikan kemudahan fiskal, kepabeanan, dan valuta asing untuk menarik investasi asing dan domestik.

Fasilitas ini membentang di atas lahan seluas sekitar 620 hektar dan menggunakan lebih dari 511.000 modul surya bifacial, didukung oleh 5.800 tracker, 1.170 inverter, serta 40 stasiun transformator. Dengan faktor kapasitas diperkirakan mencapai 31,4 persen, pembangkit ini mampu menghasilkan listrik yang cukup untuk memenuhi kebutuhan rumah tangga di kota Mendoza dan departemen Las Heras serta Lavalle.

Pembangunan fasilitas juga termasuk pembangunan stasiun transformator baru yang tersambung ke Sistem Interkoneksi Argentina (SADI), serta substation dengan teknologi GIS dan jaringan kabel serat optik sepanjang 180 km untuk sistem kontrol dan proteksi.

Pembangunan proyek ini memakan waktu 18 bulan dengan puncak tenaga kerja mencapai lebih dari 350 pekerja, dimana 87 persen berasal dari tenaga lokal. Beberapa pemasok teknologi utama dalam proyek ini adalah JinkoSolar, Arctech Solar, dan Huawei.

Dengan beroperasinya El Quemado, kapasitas tenaga surya yang terpasang di Mendoza kini melebihi 700 MW, dan provinsi tersebut sedang mengembangkan beberapa proyek baru yang diperkirakan akan menambah kapasitas hingga lebih dari 1 GW, termasuk proyek Anchoris dan San Rafael masing-masing sebesar 180 MW.

Lebih lanjut, YPF Luz telah menandatangani beberapa perjanjian jual beli energi terbarukan jangka panjang. Salah satunya dengan Molinos Río de la Plata yang memperpanjang kontrak pasokan energi bersih hingga 2030, dengan potensi peningkatan pangsa energi terbarukan hingga 100 persen di masa depan.

Perusahaan juga menjalin kesepakatan tiga tahun dengan Skyonline, penyedia infrastruktur digital di Buenos Aires, untuk memasok sekitar 7.200 MWh per tahun yang akan memenuhi 85 persen kebutuhan listrik pusat data mereka melalui energi dari El Quemado dan General Levalle Solar Park di Córdoba.

Artikel ini dipublikasikan oleh Media Kampung.