Media Kampung – Tim Voca Signora dari Sekolah Vokasi Universitas Diponegoro (UNDIP) berhasil menyabet Gold Medal sekaligus penghargaan Best International Invention and Innovation Award dari National Research Council of Thailand (NRCT) pada ajang World Young Inventors Exhibition (WYIE) 2026 di Kuala Lumpur, Malaysia.
Ajang WYIE 2026 merupakan bagian dari International Invention, Innovation and Technology Exhibition (ITEX), sebuah kompetisi inovasi berskala internasional yang diikuti lebih dari 1.000 karya inovasi dari 17 negara, termasuk Malaysia, Indonesia, Tiongkok, Thailand, dan Saudi Arabia.
Tim Voca Signora yang berasal dari Program Studi Rekayasa Perancangan Mekanik ini dibimbing langsung oleh Dr. Sri Utami Handayani, S.T., M.T. Ketua tim Marska Fakhri Mulyana bersama anggota Rizkiyan Maulana, Suci Indah Maulidia, dan Wilujeng Riyani mempersembahkan inovasi teknologi komunikasi berbasis smart system dan Artificial Intelligence (AI) yang ditujukan untuk membantu penyandang tunarungu dan tunawicara.
Inovasi bertajuk “Vocasignora: Implementation of Smart Technology in Communication Processes to Assist Deaf and Speech-Impaired Individuals” ini mampu menerjemahkan bahasa isyarat menjadi suara dan sebaliknya mengubah suara menjadi teks secara real-time. Hal ini memungkinkan terciptanya komunikasi dua arah yang inklusif dan mudah diakses oleh masyarakat luas.
Marska Fakhri Mulyana menjelaskan bahwa karya ini merupakan pengembangan generasi ketiga yang fokus pada peningkatan akurasi pembacaan bahasa isyarat dan respons sistem agar pengguna dapat berkomunikasi dengan lebih nyaman dan efektif. “Kami terus menyempurnakan sistem AI agar responsif dan akurat dalam membaca bahasa isyarat,” ujarnya.
Pencapaian ini menegaskan kemampuan mahasiswa Sekolah Vokasi UNDIP dalam menghadirkan inovasi teknologi yang kompetitif dan berdampak sosial. Marska berharap inovasi ini dapat terus dikembangkan dan memberikan manfaat luas bagi masyarakat, terutama penyandang disabilitas komunikasi.
Keberhasilan tim tidak lepas dari dukungan Program World Class University Universitas Diponegoro dan sejumlah mitra, seperti PT Pupuk Kalimantan Timur, PT Jasamarga, PT Semen Gresik Rembang, serta IKA PAT FNGT D3 D4 Teknik Mesin Vokasi UNDIP yang memberikan pendanaan untuk pengembangan inovasi dan partisipasi dalam ajang internasional tersebut.
Prestasi ini sekaligus mengukuhkan posisi Sekolah Vokasi UNDIP sebagai pusat inovasi yang mampu bersaing di kancah global dan turut berkontribusi dalam pengembangan teknologi yang inklusif dan bermanfaat bagi masyarakat luas.
Artikel ini dipublikasikan oleh Media Kampung.







Tinggalkan Balasan