Media Kampung – Star Wars: Fate of the Old Republic, sekuel dari seri populer Knights of the Old Republic, kini mendapatkan pendanaan dari GreaterThan Group, sebuah perusahaan investasi baru yang dipimpin oleh mantan presiden investasi global NetEase, Simon Zhu.

Arcanaut Studios, studio pengembang yang dipimpin oleh Casey Hudson, sutradara asli KotOR, mendapat dukungan finansial dari GreaterThan Group setelah Zhu meninggalkan NetEase pada 2025. Keputusan Zhu keluar dari perusahaan tersebut mengikuti langkah mundurnya NetEase dari industri game dan penutupan beberapa studi pengembang yang sempat mereka danai, termasuk Humanoid Origin milik Casey Hudson.

Simon Zhu menjelaskan bahwa GreaterThan Group berinvestasi dengan tujuan memberi kesempatan kepada para kreator terbaik untuk mengerjakan proyek impian mereka tanpa harus mengorbankan kepuasan pemain, kesuksesan komersial, maupun nilai seni dalam game. Zhu menyatakan, “Anda bisa mendapatkan kepuasan pemain, kesuksesan komersial, dan pencapaian seni sekaligus. Mari beri kesempatan kepada kreator terbaik untuk mengerjakan proyek impian. Semua pihak akan mendapatkan keuntungan.”

Lebih jauh Zhu menyebutkan bahwa industri game selama ini memperlakukan pengembang dengan kurang baik sehingga diperlukan kekuatan yang bisa mengembalikan keseimbangan. GreaterThan Group dianggap sebagai kekuatan korektif tersebut dengan investasi awal senilai 100 juta dolar AS yang tidak hanya dialokasikan ke Arcanaut dan Fate of the Old Republic, tetapi juga ke BulletFarm, studio yang didirikan oleh mantan direktur desain Call of Duty: Black Ops, David Vonderhaar, dan juga terkena dampak pemotongan dana dari NetEase.

Zhu menekankan bahwa investasi GreaterThan bertujuan untuk membuktikan bahwa mereka bisa menghasilkan keuntungan sambil menyediakan hiburan yang berkualitas dan jujur kepada publik. Pendekatan ini diharapkan menjadi contoh yang dibutuhkan dalam industri game yang sedang mengalami turbulensi dan ketidakpastian.

Dengan dukungan dana dari GreaterThan Group, proyek Star Wars: Fate of the Old Republic terus berlanjut di bawah pengembangan Arcanaut Studios, yang sebagian besar dihuni oleh veteran BioWare. Pendanaan ini menjadi langkah penting bagi studio dan pengembang yang sebelumnya menghadapi tantangan akibat perubahan strategi investasi dari perusahaan besar seperti NetEase.

Artikel ini dipublikasikan oleh Media Kampung.