Media Kampung – Abbie Chatfield, selebriti dan podcaster asal Australia, mengeluarkan permintaan maaf publik terkait video lama yang berisi lelucon gelap tentang kekerasan politik. Video tersebut kembali viral dan memicu kontroversi yang berimbas pada pasangannya, Keli Holiday, yang ditolak masuk kembali ke Amerika Serikat saat menjalani tur internasional.
Keli Holiday, nama asli Adam Hyde, mengungkapkan pengalaman pahitnya ketika ditahan di perbatasan Kanada dan dilarang memasuki AS meskipun telah memiliki dokumen visa yang lengkap. Kejadian ini membuatnya harus membatalkan penampilan yang dijadwalkan di New York dan menghentikan sementara rangkaian tur di Amerika Utara.
Spekulasi di dunia maya mengaitkan penolakan tersebut dengan video kontroversial yang pernah diposting oleh Abbie Chatfield setahun lalu. Dalam video itu, Abbie membuat candaan yang dianggap menyangkut kekerasan yang dilakukan oleh kelompok incel dan seorang terdakwa kasus pembunuhan CEO UnitedHealthcare, Luigi Mangione. Ia menyinggung fenomena kekerasan dan perhatian yang diterima pelaku tersebut di penjara, menggunakan humor yang kemudian dianggap tidak pantas dan memancing reaksi keras.
Abbie kemudian memberikan klarifikasi melalui media sosial, menegaskan bahwa video tersebut telah disalahpahami dan diambil di luar konteks. Ia menyatakan tidak pernah menyerukan kekerasan politik atau pembunuhan terhadap tokoh manapun, termasuk mantan Presiden Amerika Serikat Donald Trump, yang bahkan tidak disebutkan dalam video tersebut.
“Saya tidak pernah mengatakan hal-hal yang dituduhkan, dan saya tidak mendukung tindakan kekerasan politik,” ujar Abbie. Ia juga menyesali lelucon tersebut dan menyampaikan permintaan maaf atas ketidakpatutan isi video yang dapat merugikan banyak pihak.
Dalam pernyataan resminya, Abbie mengaku telah belajar banyak selama setahun terakhir untuk lebih berhati-hati dalam mengungkapkan pendapat secara publik dan berusaha lebih edukatif daripada reaktif. Ia juga memastikan bahwa Keli Holiday tidak terlibat apapun dengan video lama itu dan tidak mengetahui isi aslinya sebelum muncul kontroversi.
Kasus ini menyoroti dampak luas dari konten digital yang dapat memengaruhi kehidupan pribadi dan profesional seseorang, termasuk pasangan dari publik figur. Hingga saat ini, Abbie Chatfield terus berusaha memperbaiki kesalahpahaman dan fokus pada perjalanan karier serta hubungannya yang tengah menjadi perhatian publik.
Artikel ini dipublikasikan oleh Media Kampung.







Tinggalkan Balasan