Media Kampung – Pasokan hewan kurban di Kabupaten Tangerang untuk perayaan Iduladha 1447H/2026M diperkirakan mengalami kenaikan sekitar 10 persen dibanding tahun sebelumnya. Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan (DPKP) setempat memperkirakan jumlah hewan kurban yang tersedia mencapai sekitar 35.000 ekor.
Kepala Bidang Pengendalian Kesehatan Hewan DPKP Kabupaten Tangerang, Joko Ismadi, menyampaikan bahwa pasokan tersebut merupakan akumulasi dari berbagai lapak dan peternakan di wilayah Kabupaten Tangerang. Hewan kurban yang disiapkan terdiri dari sapi, kerbau, kambing, dan domba.
Jumlah ini meningkat dari tahun sebelumnya yang tercatat sekitar 32.000 ekor. Joko merinci bahwa hewan kurban yang dipersiapkan meliputi 8.367 ekor sapi, 66 ekor kerbau, 4.410 ekor kambing, serta 20.093 ekor domba. Sebagian besar hewan kurban ini berasal dari Jawa Timur, namun ada juga pasokan dari Lampung, Bima, Bali, Tasik, Cianjur, dan Garut.
Salah satu pedagang domba di Jalan Tigaraksa, Sarkam, mengungkapkan bahwa kesehatan dan kelayakan hewan menjadi prioritas utama dalam penjualan hewan kurban. Ia memastikan pemberian pakan ternak dilakukan secara rutin dengan kualitas yang cukup baik.
Selain itu, pemerintah Kabupaten Tangerang juga melakukan pemeriksaan kesehatan hewan kurban secara ketat. Proses ini dimulai sejak hewan yang berasal dari luar kota tiba di lapak penjualan. Pemeriksaan tersebut bertujuan menjaga kualitas dan kesehatan hewan agar sesuai standar menjelang pelaksanaan Iduladha.
Sarkam menambahkan, “Biasanya ada pemeriksaan kesehatan juga dari pemerintah,” sebagai bagian dari upaya memastikan hewan kurban layak dan sehat bagi konsumen.
Dengan meningkatnya pasokan dan pengawasan yang ketat, diharapkan pelaksanaan pemotongan hewan kurban di Kabupaten Tangerang pada Iduladha tahun 2026 dapat berjalan lancar dan memenuhi kebutuhan umat Islam yang melaksanakan ibadah kurban.
Artikel ini dipublikasikan oleh Media Kampung.







Tinggalkan Balasan