Media Kampung – Zoh Amba, musisi dan penyanyi-penulis lagu asal Kingsport, merilis album debut mereka yang bertajuk Eyes Full melalui Matador Records pada pekan lalu. Album ini menjadi karya penting dalam perjalanan karier Amba, sekaligus menandai kolaborasi pertama dengan label tersebut. Melalui album ini, Amba mengajak pendengar untuk memberikan perhatian kepada mereka yang kerap terabaikan dalam kehidupan sehari-hari.
Album Eyes Full memadukan nuansa blues akustik yang mentah, ledakan gitar listrik penuh distorsi, serta sentuhan folk Appalachian. Rekaman dilakukan secara langsung di Drop of Sun Studios tanpa proses overdub tambahan, mempertahankan karakter permainan yang organik. Dalam proses rekaman, Amba didukung oleh gitaris Kevin Hyland dan drummer Jim White. Ketiganya menjalani latihan intensif sehingga menghasilkan permainan yang dinamis, bebas, dan emosional.
Bersamaan dengan perilisan album, Amba meluncurkan video musik untuk single ketiga berjudul Dead End Street. Lagu ini menampilkan karakter musik penuh energi dengan distorsi gitar yang kuat. Untuk mendukung album, Amba bersama bandnya dijadwalkan menjalani tur musim panas dan musim gugur di Inggris, Eropa, dan Amerika Utara, termasuk sejumlah penampilan sebagai pembuka konser musisi Courtney Barnett.
Album Eyes Full memiliki keterkaitan erat dengan kampung halaman Amba di Kingsport serta perjalanan mereka menemukan kembali gitar, instrumen pertama yang dimainkan sebelum dikenal luas sebagai pemain saksofon avant-garde New York. Menurut Amba, album ini berangkat dari keinginan untuk menghadirkan perhatian kepada mereka yang kerap tidak terlihat. “Saya berharap lagu-lagu ini bisa menyentuh hati banyak orang. Lagu-lagu ini bercerita tentang orang-orang yang benar-benar perlu dilihat dan didengar,” ujar Amba.
Tema tersebut menjadi benang merah dalam seluruh lagu di Eyes Full. Album ini mengangkat kehidupan masyarakat kelas pekerja di kota-kota kecil yang berjuang mencari harapan dan keselamatan di tengah berbagai tantangan hidup. Melalui lirik dan pendekatan musikal yang intim, Amba mengajak pendengar untuk melihat lebih dekat kehidupan sesama manusia. Salah satu lagu yang menonjol adalah Emahoy, yang menampilkan petikan gitar lembut dan refleksi mendalam tentang kesedihan serta pencarian makna hidup.
Secara keseluruhan, Eyes Full menjadi karya yang menekankan empati, keterhubungan, dan penghargaan terhadap martabat manusia. Melalui album debut ini, Amba berupaya mengembalikan suara dan perhatian bagi kelompok-kelompok yang kerap diabaikan, sekaligus mengajak pendengar untuk membuka hati terhadap pengalaman hidup orang lain.





















Tinggalkan Balasan