Media KampungDreamLeague Season 29 menyisakan kejutan setelah tim-tim besar seperti Team Liquid, Virtus.pro, dan Vici Gaming resmi tersingkir dari babak playoff. Ketiganya harus mengakhiri perjuangan mereka di peringkat 9-12 dan membawa pulang hadiah konsolasi sebesar US$30.000 serta 375 poin ESL Pro Tour (EPT).

Babak lower bracket pertama DreamLeague Season 29 berlangsung sengit, terutama saat Team Liquid menghadapi Xtreme Gaming dalam pertarungan tiga pertandingan yang memakan waktu hingga 74 menit. Meskipun Team Liquid diunggulkan sebagai salah satu tim paling konsisten musim ini, mereka gagal menunjukkan performa terbaik dan kalah dalam pertandingan ultra late game tersebut. Sebelumnya, Team Liquid juga sempat terjatuh ke lower bracket setelah kalah tipis 2-1 dari PARIVISION.

Di sisi lain, Virtus.pro juga gagal melaju lebih jauh setelah kalah dari Tundra Esports. Meski sempat memimpin dengan memenangkan game pertama, Virtus.pro akhirnya kalah dalam pertandingan yang berakhir dengan reverse sweep. Namun demikian, mereka masih berhasil mengamankan poin yang cukup untuk lolos ke Dota 2 Esports World Cup (EWC).

Vici Gaming juga harus puas tersingkir setelah kalah dari BetBoom Team yang baru saja keluar sebagai juara di PGL Wallachia Season 8. Meskipun Vici Gaming sudah memastikan tiket ke Dota 2 EWC melalui kualifikasi regional, mereka kehilangan kesempatan untuk meraih tambahan hadiah dan posisi yang lebih tinggi di DreamLeague Season 29.

Selain itu, tiebreaker grup menjadi sorotan utama dalam menentukan posisi playoff. Dalam Group B, Natus Vincere (NAVI) dan PARIVISION menjadi pemuncak klasemen dengan catatan 6-1, diikuti oleh BetBoom Team di posisi ketiga. Tundra Esports berhasil mengamankan posisi terakhir di upper bracket setelah memenangkan tiebreaker melawan PlayTime dan Xtreme Gaming.

Di Group A, Team Falcons berhasil mempertahankan rekor sempurna 7-0 dan menduduki peringkat pertama, diikuti oleh Team Spirit dan Team Liquid. Pertandingan grup ini menentukan susunan upper dan lower bracket untuk babak playoff double elimination yang dimulai pada hari Selasa.

DreamLeague Season 29 yang digelar secara online sejak 13 Mei ini mempertandingkan 16 tim dengan total hadiah sebesar US$1 juta. Tim pemenang akan membawa pulang hadiah utama sebesar US$250.000, bonus klub US$40.000, dan minimal 6.000 poin ESL Pro Tour. Babak grand final dijadwalkan berlangsung dalam format best-of-five pada 24 Mei mendatang.

Dengan eliminasi sejumlah tim besar dan ketatnya persaingan tiebreaker, DreamLeague Season 29 menunjukkan dinamika tinggi yang membuat kompetisi semakin menarik. Tim-tim yang tersisa kini bersiap menghadapi babak playoff yang akan menentukan juara dan tiket langsung ke Dota 2 Esports World Cup.

Artikel ini dipublikasikan oleh Media Kampung.