Media Kampung – Kementerian Ekonomi Kreatif (Ekraf) tengah menjalin kerja sama dengan Riot Games untuk memperkuat ekosistem esports di Indonesia melalui pengembangan Valorant Champions Tour (VCT) di kawasan Asia Pasifik. Langkah ini diharapkan dapat membuka peluang lebih luas bagi talenta esports Tanah Air untuk bersaing di tingkat internasional.
Dalam pertemuan yang berlangsung di Jakarta pada Kamis (14/5), Menteri Ekonomi Kreatif Teuku Riefky Harsya membahas berbagai strategi untuk mengembangkan talenta kreatif dan pelaksanaan turnamen esports secara berjenjang mulai dari daerah hingga nasional. Pembahasan juga mencakup peningkatan daya saing tim esports Indonesia serta potensi kolaborasi dengan pengembang gim lokal dalam hal pendanaan, alih daya layanan, dan penerbitan gim.
Riefky menegaskan bahwa esports membawa dampak ekonomi yang signifikan, tidak hanya bagi industri kreatif, tetapi juga sektor produksi acara, pariwisata, dan lapangan kerja bagi generasi muda. “Indonesia memiliki ekosistem gim yang sangat besar dan dinamis, di mana generasi muda berperan sebagai pemain, kreator, streamer, hingga pengembang gim,” ujarnya.
Dalam kesempatan yang sama, Head of VALORANT Esports Product Riot Games, Jake Sin, menyatakan antusiasmenya terhadap komunitas esports di Indonesia yang terus menunjukkan prestasi positif. Ia menyebut Indonesia sebagai salah satu region terkuat di wilayah Asia Pasifik untuk permainan VALORANT. “Kami berkomitmen membuka jalur kompetisi profesional independen untuk Indonesia mulai tahun 2027 dan menjadwalkan penyelenggaraan turnamen tingkat Asia Pasifik di Indonesia pada 2028,” kata Jake Sin.
Selain fokus pada pengembangan kompetisi, kerja sama ini juga menyentuh persiapan untuk World Conference on Creative Economy 2026 yang akan digelar pada Oktober 2026. Acara tersebut akan membahas berbagai aspek pengembangan ekonomi kreatif, termasuk gim dan konten digital, sebagai bagian dari upaya memperkuat industri kreatif nasional.
Kementerian Ekraf dan Riot Games berharap inisiatif ini dapat menciptakan ekosistem esports yang lebih solid dan berkelanjutan di Indonesia. Dengan adanya jalur kompetisi profesional yang lebih luas, mereka ingin membangun platform yang memungkinkan atlet dan kreator esports Indonesia untuk bersaing dan berkembang di panggung global.
Artikel ini dipublikasikan oleh Media Kampung.







Tinggalkan Balasan