Media Kampung, ZeniMax Online Studios, pengembang di balik Elder Scrolls Online, mengonfirmasi bahwa jumlah karyawannya saat ini kembali ke level yang sama seperti 10 tahun lalu, setelah mengalami gelombang pemutusan hubungan kerja (PHK) yang signifikan. Pernyataan ini disampaikan oleh pengembang senior dalam acara Tavern ESO di Hesse, Jerman, dan dilaporkan oleh moderator Discord UESP, Baratron.

Menurut Jason Barnes (Associate Design Director) dan Jessica Folsom (Associate Director of Community Management), ZeniMax Online Studios kini memiliki ukuran tim yang sama seperti saat mereka mengerjakan Wrothgar (2015) dan Summerset (2018). Kedua DLC tersebut dikenal sebagai konten berkualitas tinggi yang mendapat pujian luas dari pemain.

“Jadi, meskipun PHK sangat menyedihkan bagi semua orang yang terlibat (termasuk pemain), ini belum tentu menjadi akhir dari konten baru atau game memasuki mode perawatan,” kata Baratron mengutip pernyataan pengembang.

PHK dan Dampaknya

Berdasarkan pemberitahuan WARN Act, ZeniMax Online Studios memberhentikan 213 karyawan pada 2025, menyusul pembatalan proyek MMO Blackbird. Sebelumnya, pada awal 2025, studio ini juga telah melakukan PHK terhadap 62 orang. Sementara itu, id Software, studio saudara di bawah naungan Microsoft, memecat 136 karyawan.

Pernyataan ZeniMax Online Studios serupa dengan yang dikeluarkan id Software pekan lalu, yang menyebutkan bahwa tim mereka saat ini “seukuran saat membuat Doom (2016)”. Kedua studio tersebut berada di bawah payung Microsoft setelah akuisisi ZeniMax Media pada 2021.

Kritik terhadap Narasi “Ukuran Sama”

Meskipun secara angka headcount kembali ke level sebelumnya, sejumlah pengamat dan mantan karyawan menyoroti bahwa pernyataan tersebut tidak mencerminkan realitas dampak PHK. “Ini adalah pengakuan atas pengurangan pertumbuhan dan pengembangan studio selama satu dekade. Studio yang sedang naik daun sangat berbeda lingkungannya dengan studio yang baru saja dipangkas,” tulis seorang komentator.

Bungie dan BioWare pernah mengalami situasi serupa, di mana jumlah karyawan kembali ke level era kejayaan mereka setelah PHK bertubi-tubi, namun tidak menghasilkan peningkatan output atau efisiensi. “Ini tidak akan mengembalikan Halo Reach atau Mass Effect 2,” tambahnya.

Kritik juga muncul terhadap nada optimistis yang disampaikan pengembang. Banyak yang menilai bahwa narasi “ukuran tim sama seperti dulu” berisiko mengecilkan arti kehilangan para karyawan yang di-PHK dan justru membenarkan tindakan PHK sebagai “koreksi yang diperlukan”.

Hingga berita ini diturunkan, Microsoft belum memberikan tanggapan resmi terkait perbandingan ukuran tim yang disampaikan ZeniMax Online Studios dan id Software.