Media Kampung, Microsoft kembali melakukan gelombang pemutusan hubungan kerja (PHK) massal di divisi Xbox. Kali ini, id Software—studio di balik seri Doom—menjadi salah satu yang paling terdampak. Lebih dari 100 posisi dihapus, dan tim disebut hanya tersisa seukuran studio pendukung.

Menurut pemberitahuan WARN, id Software akan kehilangan 136 peran. Derek Best, mantan seniman VFX yang di-PHK, mengungkapkan kekecewaannya di LinkedIn. Ia mengatakan tim VFX kini hanya tersisa satu orang tanpa pimpinan atau produser. Programmer mesin yang bertanggung jawab atas peningkatan besar pada pipeline VFX juga dipecat.

“Great job, Microsoft. Tidak ada yang lebih menggambarkan kesuksesan bisnis selain menghancurkan tim hingga menjadi ukuran studio pendukung, sambil membuang pencapaian teknologi besar,” tulis Best.

Best juga menambahkan bahwa “tim mesin hancur,” yang mengindikasikan Microsoft mungkin tidak lagi berinvestasi di idTech, mesin game buatan sendiri yang telah menjadi standar di industri FPS. Ia menduga studio akan beralih ke Unreal Engine berdasarkan email internal dan peran yang terdampak.

Todd Boyce, pimpinan seniman VFX di id, juga angkat bicara. Ia menyebut PHK ini sebagai “kegilaan dan keserakahan perusahaan yang tercela.” Boyce menyoroti ketidakpedulian terhadap karyawan yang bekerja lembur tanpa bayaran demi menyelesaikan konten DLC.

PC Gamer telah menghubungi Bethesda untuk meminta komentar mengenai masa depan id Software. Hingga berita ini diturunkan, belum ada tanggapan.