Media Kampung – Krafton, penerbit game asal Korea Selatan, akhirnya setuju membayar bonus kepada staf Unknown Worlds Entertainment, studio pengembang Subnautica 2. Kesepakatan ini mengakhiri sengketa hukum yang berlangsung selama setahun. Namun, CEO Unknown Worlds yang dipulihkan melalui perintah pengadilan, Ted Gill, justru memilih mundur dari jabatannya.
Dalam wawancara dengan Bloomberg, Gill mengatakan bahwa ia secara sukarela mengundurkan diri sebagai eksekutif studio setelah mencapai kesepakatan dengan Krafton. Kedua pihak sepakat untuk berpisah secara damai.
Kronologi Sengketa Hukum
Krafton mengakuisisi Unknown Worlds pada 2021 senilai 500 juta dolar AS. Dalam perjanjian, Krafton berjanji membayar tambahan 250 juta dolar jika studio mencapai target keuangan tertentu, terutama penjualan Subnautica 2 yang sukses.
Pada 2025, saat Subnautica 2 mendekati jadwal rilis awal, Krafton memecat Gill dan salah satu pendiri Unknown Worlds, Charlie Cleveland. Tak lama setelah itu, Krafton menunda akses awal Subnautica 2 hingga 2026. Ketiga eksekutif yang dipecat kemudian menggugat Krafton, menuduh pemecatan dan penundaan itu sebagai siasat agar Krafton tidak perlu membayar bonus yang telah dijanjikan.
Seorang hakim di Delaware memerintahkan Krafton untuk memulihkan posisi Gill dan memperpanjang periode perolehan bonus agar sesuai dengan jadwal rilis Subnautica 2 yang baru. Dalam persidangan terungkap bahwa CEO Krafton, Changhan Kim, sempat meminta saran ChatGPT saat menyusun rencana untuk menghindari pembayaran bonus. Langkah itu dinilai sebagai tindakan yang buruk oleh para ahli hukum perusahaan, terutama karena dapat merugikan perusahaan hingga sepertiga laba tahunan 2025.
Detail Kesepakatan Bonus
Berdasarkan kesepakatan, staf Unknown Worlds akan mendapat kompensasi yang jauh lebih besar dari ketentuan bonus awal. Seluruh karyawan Unknown Worlds—bukan hanya mereka yang bekerja saat akuisisi—akan menerima bonus dalam tiga kali cicilan tahunan.
Gill menyatakan, “Kami semua sangat bersemangat tentang Subnautica 2 dan kesuksesannya yang luar biasa.” Namun, ia segera meninggalkan studio setelah kesepakatan tercapai. Langkah ini menandai babak baru bagi Unknown Worlds tanpa pendiri dan CEO lamanya.
Artikel ini telah ditinjau & dipublikasikan oleh Tim Editorial Media Kampung.





Tinggalkan Balasan