Media Kampung – Superkomputer Opta memanaskan persaingan menuju Piala Dunia 2026 dengan merilis hasil simulasi algoritma tingkat tinggi. Berdasarkan 10.000 simulasi, timnas Spanyol diprediksi menjadi juara dengan peluang 16,1 persen, mengungguli Prancis (13,0 persen) dan Inggris (11,2 persen). Argentina menyusul dengan peluang 10,4 persen.
Kekuatan merata skuad Matador menjadi alasan utama Opta menempatkan Spanyol di posisi teratas. Lamine Yamal menjadi senjata andalan setelah mencetak 24 gol dan 17 assist bersama Barcelona musim ini. Kembalinya Rodri sebagai gelandang tengah Manchester City juga menambah stabilitas permainan.
Spanyol juga unggul dalam berbagai kategori: peluang lolos perempat final 52,1 persen (satu-satunya tim di atas 50 persen), tembus semifinal 39,0 persen, mencapai final 25,6 persen, dan juara grup H 75,3 persen. Di grup tersebut, Spanyol akan menghadapi Uruguay, Arab Saudi, dan Tanjung Verde.
Prancis yang menempati posisi kedua harus melewati grup sulit bersama Norwegia, Senegal, dan Irak. Peluang lolos fase grup Prancis hanya 60,3 persen, lebih rendah dari Argentina (73,0 persen) dan Inggris (67,9 persen). Namun, jika Les Bleus menembus perempat final, peluang melaju ke partai puncak melonjak menjadi 21,3 persen.
Turnamen ini menandai akhir era pelatih Didier Deschamps setelah 14 tahun memimpin timnas Prancis. Kapten baru Kylian Mbappe berambisi mengejar rekor 16 gol Piala Dunia milik Miroslav Klose, dengan koleksi 12 gol dari dua edisi sebelumnya.
Prediksi Opta juga memberikan kejutan bagi negara tuan rumah Amerika Serikat, Meksiko, dan Kanada. Ketiganya dinilai sangat tidak mungkin memenangkan turnamen. Selain itu, peluang munculnya juara baru pertama dalam sejarah Piala Dunia hanya 35,9 persen.
Setiap tim penantang harus melewati rintangan bernama Spanyol jika ingin mengangkat trofi di akhir turnamen. Dengan kekuatan merata dan data statistik yang mendukung, La Roja menjadi favorit utama.
Artikel ini dipublikasikan oleh Media Kampung.







Tinggalkan Balasan