Media Kampung – CD Projekt menegaskan bahwa The Witcher 3 Songs of the Past merupakan ekspansi besar, bukan sekadar DLC, menyusul pengumuman resmi pada Mei 2024. Pernyataan ini diperkuat lewat wawancara IGN dengan Idris Elba, yang juga terlibat dalam ekspansi sebelumnya.
Ekspansi ketiga untuk The Witcher 3 ini dijadwalkan rilis pada 2027, lebih dari satu dekade setelah game asli dan ekspansi sebelumnya, Blood and Wine, yang diluncurkan pada 2016. Songs of the Past akan membawa pemain kembali memerankan Geralt of Rivia dengan petualangan baru di platform PlayStation 5, Xbox Series X dan S, serta PC.
Paweł Sasko, Associate Game Director di CD Projekt yang bekerja pada Cyberpunk 2 dan The Witcher 3, menjelaskan melalui media sosial bahwa ekspansi berbeda dengan DLC. Dalam klip wawancara IGN, Idris Elba menegaskan CD Projekt memberikan DLC secara gratis, sedangkan ekspansi adalah konten besar dan penuh cerita baru.
Marcin Łukaszewski, Manajer Komunitas CD Projekt, menambahkan bahwa DLC di perusahaan mereka berupa konten kecil seperti kostum tambahan, sementara ekspansi menawarkan jam terbang yang panjang dengan cerita dan karakter baru. Hal ini menunjukkan Songs of the Past dirancang sebagai konten besar yang layak disebut ekspansi.
Meski secara teknis termasuk DLC karena diunduh secara digital, CD Projekt ingin membedakan Songs of the Past sebagai produk utama yang memberikan pengalaman baru dan mendalam. Informasi lebih lanjut kemungkinan akan didapatkan pada acara streaming ulang tahun spesial Blood and Wine pada 28 Mei 2024.
Selain itu, CD Projekt tengah sibuk memproduksi The Witcher 4 yang direncanakan rilis tidak sebelum 2027, serta merencanakan peluncuran The Witcher 5 dan 6 dalam kurun enam tahun ke depan. Sementara itu, pengembangan DLC baru untuk The Witcher 3 terus berlangsung, tetapi DLC untuk Cyberpunk 2077 tidak akan dilanjutkan.
Artikel ini dipublikasikan oleh Media Kampung.







Tinggalkan Balasan